Info Terbaru – Begitu Dinginnya Tangan Agus Memutilasi Nuri

 

Berasal dari kasus pembunuhan yang juga dengan kasus masalah mutilasi dimana terjadi berada di Tangerang, Banteng, membuat mata dan telinga kita merasa sangat terkejut. Banyak orang heran bagaimana bisa orang berbuat kejam seperti itu, bahkan terhadap  anaknya sendiri masih berada di dalam kandungan Nur Astiyah atau Nuri. Masih sulit untuk membayangkan dengan akal sehat, jika ada seorang pria yang sudah tega melakukan penghabisan nyawa sang wanita yang sedang dalam keadaan hamil dengan isi anaknya sendiri. Dari anggapan dari para anggota kepolisian, bisa di bayangkan kalau perbuatan dari Agus atau Kusmayadi ini tanpa ada rasa takut dan kasihan.

Seperti penjelasan yang berasal dari AKBP Herry Heryawan Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum, menyebutkan bahwa kedua tangan Nuri sudah di potong dengan menggunakan golok, sedangkan kakinya sudah di potong dengan menggunakan gergaji. Keterangan itu sudah di dapatkan pada saat polisi membuat berita acara pemeriksaan kepada pemutilasi Nuri tersebut.

“Setelah di tanyai lebih detail, tangan di mutilasi dengan golok berada di Hari Senin dan di buang. Dan di hari Selasa dini hari sang pelaku mau potong bagian kakinya Nuri akan tetapi tidak bisa disebabkan kakinya terlalu keras, dirinya kesulitan untuk memotongnya. Pelaku setelah itu menjual HP milik korban yang digunakan untuk membeli gergaji di gunakan memotong kaki korban,” terang dari Herry menjelaskan kepada wartawan berada di Mapolda Metro Jaya, Jumat kemarin (22/4/16).

Herry sudah menyebutkan kalau Agus sudah berhasil untuk memotong kaki Nuri sendiri walaupun membutuhkan waktu berjam-jam lamanya. Setelah itu Agus membungkus potongan kaki itu dengan kasur lipatnya. Kasur itu di gunakan untuk mengepel darah dari pembantaian Nuri tadi. Setelah itu tinggal jasad Nuri hanya kepala dan badan saja.

Kabarnya sebelumnya Agus sendiri menyebutkan kalau ingin menggugurkan bayi yang ada di kandungan Nuri beberapa waktu yang lalu.

No related content found.

Be Sociable, Share!