Internasional – Dua Pilot Ditangkap Karena Mabuk Sebelum Terbang

 

Dua pilot pesawat maskapai penerbangan telah dikabarkan ditangkap karena telah dicurigai berada di bawah pengaruh alkohol. Mereka ditahan ketika mereka tengah bersiap untuk menerbangkan pesawat dari Bandara Glasgow yang bertujuan ke New York.

Pilot dari maskapai penerbangan United Airlines yang berusia 35 tahun dan 45 tahun ini ditahan oleh pihak kepolisian bandara ketika masih berada di dalam kokpit pesawat menjelang jadwal keberangkatan pesawat pada hari Sabtu (27/8)  pukul 9.00 waktu setempat.

Pesawat mereka yang akan menuju Bandara Newark ini telah dinaiki oleh 141 penumpangnya pada saat terjadinya penangkapan harus mengalami penundaan keberangkatan. Keseluruhan penumpang akhirnya bisa melanjutkan penerbangannya dengan pilot dan awak pesawat yang baru dan bisa lepas landas pada pukul 19.15 waktu setempat.

Kedua orang pilot ini dipaksa untuk menghadiri sidang di Pengadilan Paisley Sheriff pada hari Senin (29/8). Pihak kepolisian Skotlandia mengatakan bahwa kedua pilot ini ditangkap sehubungan dengan dugaan terhadap pelanggaran pada undang undang tranportasi yang berlaku di negara tersebut, Railways and Transport/Safety 2003 pasal 93 yang mencakup “ pelasanaan tugas pilot dan kegiatan lain yang melebihi batas penggunaan alkohol yang telah ditentukan”.

Pihak maskapai penerbanan United Airlines mengatakan bahwa kedua pilot yang diyakini warga negara Amerika Seriakat ini telah dihapus dari layanan dan tugas terbang mereka sambil menunggu hasil dari penyelidikan dari pihak kepolisian. Seorang juru bicara United Airlines mengatakan bahwa keselamatan pelanggan dan kru pesawat adalah menjadi prioritas mereka.

Sebelumnya, dua pilot berkewarganegaraan Kanada datang ke pengadilan pada awal bulan Juli yang lalu setelah ditangkap di Bandara Glasgow karena dicurigai telah menerbangkan pesawat dalam kondisi yang terpengaruhi dari minuman yang mengandung alkohol.

Kapten pilot Jean- Francois Perreault yang berusia 39 tahun dan Imran Zafar Syed yang berusia 37 tahun telah mengancam keselamatan 345 penumpang dan sembilan awak kapal lainya ketika menerbangkan pesawat maskapai Air Transat dengan terpengaruhi oleh alkohol.

Kedua pilot itu akhirnya dibebaskan dengan jaminan dan harus kembali ke pengadilan di kemudian hari untuk melakukan wajib lapor.

Be Sociable, Share!