Internasional – Gotabhaya Rajapaksa Ditahan Atas Dugaan Korupsi

 

Salah satu politisi paling kontroversial dari Sri Lanka telah ditahan atas tuduhan tindakan korupsi yang melibatkan transaksi senjata ilegal yang dimiliki oleh negara. Gotabhaya Rajapaksa telah dituduh karena memungkinan perusahaan swasta untuk membangun gudang senjata.

Tindakan Mantan Menteri Pertahan Sri Lanka itu diklaim telah mengakibatkan kerugian terhadap negaranya  dengan lebih dari 75 juta dolar AS. Gotabhaya Rajapaksa sendiri telah menyangkal atas tuduhan yang ditujukan padanya, ketika ia masih menjabar sebagai Menteri Pertahanan di bawah pimpinan Presiden Srilanka saat itu yang merupakan saudara kandungnya, Mahinda Rajapaksa yang masa jabatannya berakhir pada tahun lalu.

Tuduhan ini sendiri diajukan ke Majelis Hakim Pengadilan Colombo, oleh komisi khusus anti korupsi negara Sri Lanka.

Penemuan senjata di Sri Lanka bagian selatan dan beberapa senjata lainnya di dekat wilayah ibukota ini beberapa hari setelah presiden saat itu Mahinda Rajapaksa terpilih untuk dipaksa berhenti dari jabatannya sebagai presiden.

Perusahaan milik swasta yang berbisnis di Layanan Keamanan, Avant-Garde mengatakan bahwa senjata yang ditemukan itu digunakan untuk mengawal kapal kapal komersial, tetapi pihak kepolisian mengatakan pihaknya menerima keluhan dari warga bahwa senjata itu digunakan untuk tindakan intimidasi.

Sementara itu, Gotabhaya Rajapaksa juga mendapatkan tuduhan yang sebelumnya telah ia sangkal tentang pelanggaran hak asasi manusia yang ia lakukan terkait kekalahan kelompok militan Macan Tamin pada medio tahun 2009 yang lalu.

Beberapa anggota keluarga Rajapaksa lainnya di Sri Lanka sendiri sendang menghadapi penyelidikan atas dugaan korupsi.

Pada awal bulan Agustus tahun ini, Namal Rajapaksa, anak tertua dari mantan presiden Mahinda Rajapaksa telah ditangkap atas tuduhan pencucian uang, Namal sendiri telah membantah telah melakukan tindakan tersebut. Saudara Namal, Yoshita Rajapaksa juga sama sama ditangkap dengan tuduhan pencucian uang, mereka sendiri telah menyangkal tuduhan yang ditujukan pada mereka dan menganggap bahwa otoriras Sri Lanka telah melakukan kesalahan.

Saudara dari Mahinda Rajapaksa, Basil Rajapaksa, yang sempat menjabat sebagai Menteri Ekonomi Pembangunan di rezim Mahinda  telah ditangkap sebanyak tiga kali dengan tuduhan penyalahgunaan dana dan pencucian uang.

Presiden Sri Lanka saat ini Maithripala Sirisena telah berjanji untuk menyelidiki kasus dari keluarga Rajapaksa yang telah menyedot milyaran dolar uang milik publik selama hampir 10 tahun pemerintahan rezim Mahenda.

Be Sociable, Share!