Internasional – Hungaria Buka Lowongan Petugas Perbatasan

 

Pihak kepolisian Hungaria telah membuat pengumuman untuk lowongan sekitar 3.000 personil petugas perbatasan. Petugas tersebut akan bergabung dengan sekitar 10.000 personil polisi dan tentara yang akan melakukan patroli di daerah perbatasan yang telah dipasangi pagar kawat berduri yang dibangun untuk menghalau para imgran agar tidak memasuki wilayah negara mereka.

Personil baru yang diterima ini kan dibekali dengan para petugas yang sudah ada seperti pelatihan kemiliteran dan akan membawa senjata api berjenis pistol dengan peluru tajam serta akan membwa semprotan merica, tongkat, borgol dan peralatan pelindung.

Jumlah angka imigtan yang mencapai perbatasan Hungaria dibagian selatan dengan negara Serbia ini telah mengalami stagnasi, yaitu sekitar kurang dari 200 imigran perharinya. Petugas-petugas perbatasan yang baru ini akan mulai bertugas pada bulan Mei tahun depan.

Seorang petugas dari kepolisian Hungaria, Zsolt Pozsgai mengatakan bahwa personil baru itu akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu selama enam bulan, yang harus dilakukan oleh para warga yang ingin mendaftar ke dalam kesatuan baru ini harus berusia diatas 18 tahun, sehat secara fisik dan harus lulus dalam tes psikologi. Mereka yang telah diterima akan mendapatkan gaji sekitar 150 ribu forint untuk dua bulan pertama, dan kemudian akan meningkat di bulan selanjutnya hingga 220 ribu forint perbulan.

Hungaria saat ini sedang dalam situasi kampanye publisitas besar-besaran yang diluncurkan oleh pemerintahan sayap kanan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Viktor Orban menjelang diadakannya referendum pada tanggal 2 Oktober mendatang.

Penduduk Hungaria diminta untuk menentang proposal dari Komisis Eropa tentanf relokasi sekitar 160.000 pengungsi yang akan dibagi ke 28 negara anggota Uni Eropa. Hungaria ini sendiri diminta oleh Uni Eropa untuk menempatkan sekitar 1.300 pengungsi di negara mereka. Program ini bertujuan untuk melakukan relokasi terhadap pengungsi yang berasal dari Suriah, Irak, dan Eritrea.

Saat ini otoritas keimigrasian Hungaria hanya mengizinkan sekitar 30 pengungsi perharinya melalui zona transit yang resmi. Para pengungsi telah membangun perkemahan di sekitar perbatasan Serbia, di samping pagar berduri sambil menunggu akses ke zona transit, dengan jumlah sekitar 350 orang di daerah Horgos seminggu yang lalu dan 110 oranf di Kelebia, jumlah ini turun hampir setengah dari jumlah total di bulan yang lalu.

 

Be Sociable, Share!