Internasional – Pria California Dihukum Kurungan 30 Tahun

 

Seorang pria berusia 25 tahun asal California telah divonis hukuman yang menyebabkan dirinya akan menghabiskan waktunya di balik jeruji penjara selama hampir tiga dekade. Vonis hukuman kurungan selama 30 tahun ini diberikan kepada Nader Elhuzayel atas kasus terhadap dirinya yang mencoba bergabung dengan kelompok militan ISIS.

Pria asal Anaheim tersebut telah divonis pengadilan pada hari Senin (26/9) kemarin karena berusaha untuk mengirimkan bantuan kepada organisasi teroris asing. Jaksa pengadilan Amerika Serikat, David Carter juga mengatakan bahwa Elhuzayel adalah sesosok pria yang sangat berbahaya.

“Tidak ada penyesalan, tidak ada penolakan terhadap ISIS, hanya ada kematian dan kehancuran,” kata Carter.

Elhuzayel berhasil ditahan oleh pihak yang berwenang pada bulan Juni kemarin bersama dengan Muhanad Badawi, Kedua orang yang ingin menjadi teroris itu telah merencanakan untuk melakukan perjalanan ke negara Suriah, di mana mereka telah berencana untuk menjadi seorang pejuang bersama para teroris lainnya.

Badawi sendiri telah mengisi di berbagai kolom berita utama atas keinginannya untuk menjadi seorang teroris dalam seminggu terakhir hingga persidangan. Ia kemungkinan akan mendapatkan vonis hukuman penajara selama 35 tahun yang akan segera divonis dalam persidangan yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

Badawi diduga menggunakan dana hibah perguruan tinggi untuk membantu Elhuzayel membeli tiket pesawat dengan tujuan Timur Tengah, sedangkan Elhhuzayel sendiri diduga telah menyimpan sebauh cek hasil curiannya dan disimpan ke dalam rekening bank pribadinya.

Pengacara dari kedua pria terdakwa ini telah membantu mereka dalam sebuah pembelaan di pengadilan, dia mengatakan bahwa telah berbicara dengan kedua terdakwa dan mendapatkan informasi bahwa keduanya tidak pernah secara sungguh-sungguh untuk ikut berjuang bersama kelompok militan ISIS.

Upaya pemerintah Amerika Serikat untuk menanggulangi aksi terorisme ini semakin gencar setelah pada tanggal 18 Semtember kemarin telah terjadi aksi serangan berupa bom yang meledak di New York, Amerika Serikat. Ledakan yang terjadi di daerah Chelsea ini telah menewaskan 29 orang. Saat ini pihak keamanan telah berhasil menangkap seorang yang diduga menjadi pelaku aksi terorisme tersebut.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author