Jebol Rekening Bank Rp 1,4 Triliun, Kakek-kakek Gadungan Ditangkap Polisi

Jebol Rekening Bank Rp 1,4 Triliun, Kakek-kakek Gadungan Ditangkap Polisi

Seorang pria diduga telah mencuri uang lebih dari 100.000 dollar AS (Rp 1,4 triliun) di kasino, bermodalkan topeng wajah kakek-kakek, SIM palsu, dan data pribadi palsu. Aksi pria tersebut berhasil dipergoki oleh otoritas federal di Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNN Sabtu (25/7/2020), pria itu menjalankan aksinya di kasino Michigan dan Kansas.

Jaksa federal menerangkan, pria bernama John Colletti itu menyamar sebagai kakek-kakek untuk menghindari kecurigaan. Colletti (55) diduga menipu korbannya dengan meminta informasi pribadi dan memakai SIM palsu untuk menarik dana dari rekening bank melalui kios di kasino. Motif itu diungkap oleh pengadilan federal di Michigan pada Kamis (23/7/2020). Kios itu dioperasikan oleh Global Payments Gaming Services, yang digunakan oleh industri kasino untuk memecah tagihan, pemrosesan jackpot, penarikan tunai, setor tunai, penukaran tiket, dan layanan-layanan lainnya.

Untuk memroses kios itu pengguna perlu memasukkan SIM dan empat digit terakhir dari KTP serta nomor telepon, sebelum bisa memeriksa dana yang dapat ditarik dari rekening. Setiap korban penipuan Colletti sebelumnya telah mendaftarkan rekening banknya agar ditautkan ke profil mereka di “VIP Preferred Program” dalam Global Payments. “Kami mengidentifikasi penipuan ini di awal, dan segera memberi tahu pelanggan serta penegak hukum kami,” ucap Juru Bicara Global Payments Emilu Edmonds ke CNN.

“Selama penyelidikan, kami memberikan dukungan dan kerja sama yang akhirnya mengarah pada penangkapan tersangka,” lanjutnya.

Colletti kini menghadapi tuduhan penipuan, pencurian identitas, dan penipuan serta aktivitas terkait sehubungan dengan perangkat akses. Ia kini mendekam dalam tahanan Marshall AS di Kansas, dan akan menjalani sidang pemeriksaan pada 30 Juli. Seorang Juru Bicara Kantor Pengacara AS di Distrik Timur Michigan enggan berkomentar lebih lanjut, meski telah meminta agar Colletti dipindahkan untuk menghadapi dakwaan di Michigan. Pengacara yang mewakili Colletti dalam proses persidangan di Topeka, Kansas, juga enggan berkomentar. Penyelidikan dimulai ketika petugas keamanan kasino di MGM Grand Casino mengetahui, setidaknya ada 10 korban pencurian identitas yang kehilangan total 98.840 dollar AS (Rp 1,4 triliun) dari 26 April sampai 27 Mei 2019. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Kepolisian Negara Bagian Michigan, yang mengawali penyelidikan dan teridentifikasu seorang tersangka berdasarkan rekaman CCTV.

Berita Terbaru

TuLisberita2020!!222!0_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *