Kabar Aneh Baru – Mengapa Bayi Sang Pengemis Selalu Tidur?

Sudah pernahkah anda mengerti atau memperhatikan dari banyak pengemis yang selalu membawa anak bayi mereka, anehnya kebanyakan dari bayi yang mereka bawa dalam keadaan tertidur di dalam aksinya. Sudah di pastikan kalau  bayi tertidur tersebut sudah di lakukan mayoritas pengemis yang menggunakan bayi menjadi alatnya, karena menggunakan bayi akan mengundang iba dari banyak orang untuk menyumbang.

Kejadian yang ada seperti ini memang tidak hanya berada di Indonesia saja, banyak dari beberapa negara-negara Eropa yang juga terdapat cara seperti itu, jenis  pengemis  yang mengandalkan bayi  ini akan mendapatkan iba lebih besar daripada mereka hanya menggunakan tangan kosong ataupun pengamen.

Seperti yang dikabarkan berada di laman themirrorpost.com,  dilaman terebut disebutkan kalau banyak sekali dari para pengemis  mempunyai cara supaya mereka mendapatkan pengasilan dari meminta lebih banyak, yang sangat anehnya adalah bayi tersebut bukan bayi mereka sendiri, mereka adalah bayi sewa atau bayi yang sudah mereka culik dari keluarga aslinya. Masih sangat miris sekali kelauang dari mereka dalam mendapatkan uang dengan cara yang tidak baik seperti itu.

Bukan sampai berada di situ saja, pengemis tersebut juga memberikan adanya obat bius, akohol bahkan dari heroin yang bisa membuat dari sang bayi tersebut bisa tertidur ketika di ajak mencari penghasilan di bawah lampu merah, lebihnya bayi tersebut tidak akan mengganggu aktivitas dari sang pengemis. Sungguh sangat kejam sekali, itu patut menjadi suatu ungkapan kepada mereka jika memang benar melakukan itu kepada sang bayi.

Akibat dari ulah sang pengemis yang tidak mempunyai peri kemanusiaan tersebut maka bisa membuat bayi yang sudah dia bawa malah meninggal dunia,  di pertaruhkan nyawanya demi mencari pengasilan. Wajar saja kalau karena dengan tubuh sang bayi yang masih lemah dan rentan  malah di cekoki dengan obat-obatan terlarang tersebut. Selain dari itu, ada hal yang sangat mengejutkan lainnya, di saat dari pengemis yang sudah  membawa sang bayi meninggal di pergoki juga dibawanya untuk mengemis lagi.

About The Author