Kabar Aneh Dunia – Mantan Bintang Porno Membuat Restoran Makanan Tinja Rasa Kari

Ada hal yang sangat aneh telah di ketahui berada di Jepang. Berada di negara sakura tersebut ada sebuah restoran yang tidak seperti biasanya. Karena berada di dalam restoran tersebut yang telah menjajakan yang namanya makanan dimana tidak lazim dan memang terlihat sangat menjijikan. Bagaimana tidak, dari pihak restoran sendiri dengan tegas menawarkan makanan yang telah di sebut dengan nama tinja rasa kari.

Awal dari di bentuknya restoran tersebut adalah dari keingina koki dan juga seorang mantan aktor film dewasa alias bintang porno yang ingin bisa menciptakan suatu bisnis yang pertama kalinya berada di dunia, maka dari itu ide tersebut muncul dengan menyajikan makanan dari kotoran manusia kepada para pelanggan yang membelinya. Waw.

Nama dari restoran tersebut adalah The Curry Shop Shimizu terletak berada di pusat kota Tokyo. Kabarnya restoran tersebut adalah menjadi restoran yang pertama kalinya berada di Jepang yang telah menyajikan makanan tinja rasa kari. Jelas sekali sebelumnya belum jelas di ketahui kalau ada ide semacam seperti itu.

Walaupun namanya seperti itu, yang ada aslinya hidangan tersebut memang tidak mengandung namanya kotoran manusia pada umumnya. Akan tetapi menggunakan teh hijau, labu pahit,dan juga dari bubuk kakao. Dari semua bahan tersebut telah di satu padukan menjadi terlihat seperti kotoran manusia pada umumnya.

“Untuk ilusi dari tinja tersebut semakin meningkat lagi, kari tinja itu di sajikan dengan mangkok yang terbuat dari porselen agar bisa terlihat seperti pispot,” terang dari Shimizu, dirinya adalah koki pencipta dan penggagas ide hidanga yang sangat aneh itu, seperti yang sudah di kabarkan dalam laman Breitbart.com, hari lusa kemari Sabtu (22/8/15).

Akan tetapi mengerti dari riset yang ada yang memang sudah di lakukan oleh beberapa pihak manajemen restora kepada 400 orang dewasa, sudah menunjukan bahwa sekitaran 85 persen orang yang di tanyai masalah makanan tinja rasa kari itu tidak pernah untuk mencoba sekalipun. Adapun 6 persen di antaranya ingin penasaran mencobanya.

About The Author