Kabar Aneh Terbaru – Ada Restoran Daging Manusia Di Nigeria

Berada di negara Nigeria yang dimana mengabarkan kalau di sana ada suatu restoran yang sangat aneh. Kini dari restoran tersebut yang memang telah di tutup oleh pihak berwenang, setelah di ketahui kalau mereka memasak dan juga menyajikan dari daging manusia kepada para pelanggannya. Hal tersebut yang sudah di ungkapkan dari penduduk setempat yang sudah melaporkan adanya hal tersebut kepada polisi kalau ada sesuatu yang memang sangat mencurigakan dan mengerikan di dalam dapur dan juga restoran tersebut.

Berasal dari seorang pendeta lokal yang telah makan berada di restoran yang berada di Provinsi Anambra, Nigeria yang dimana sudah mengeluhkan harga makanan yang sudah di sajikan berada di sana.

Dari sang pendeta yang memberikan pengakuan telah di sodori adanya tagihan sebesar 700 Naira atau sekitaran Rp 45 ribu untuk membeli makanan di situ. Harga yang tidak biasa di jual berada di Nigeria.

Berdasarkan dari informasi yang ada, polisi yang sudah menggerebek restoran berada di hotel tersebut. Mereka yang setelah itu menemukan adanya suatu hal yang sangat mengerikan sekali, yakni ada kepala manusia yang masih berlumuran darah telah di masukkan berada di dalam kantong plastik.

Dalam masalah penggerebekan tersebut, polisi yang sudah menemukan adanya berbagai senjata seperti dari granat. Dari sepuluh orang pun sudah di tangkap telah menjalankan bisnis yang sangat berbahaya itu.

Setelah itu, sudah muncul adanya pengakuan yang sangat mengejukan dari beberapa orang yang sudah menyantap berada di restoran itu.

“Dari pelayanan yang ada di dalam restoran tersebut melihat reaksiku terkejut ketika harus bisa membayarkan dengan harga semahal itu, dirinya menyebutkan kalau sepotong daging kecil adalah suatu daging yang berkualitas tinggi,” terang dari sang pendeta seperti yang dikabarkan berada di dalam laman Daily Mail, hari ini Minggu (17/5/15).

“Saya tidak mengerti sebelumnya kalau dari daging yang sudah di sajikan tersebut adalah daging manusia,” ujar dari sang pendeta tersebut.

About The Author