Kabar Aneh Terbaru – Manusia Akar Kini Muncul Lagi

Bisa di ketahui di saat tahun 2007 lalu, dari Indonesia yang sudah di hebohkan dengan adanya kemunclan seseorang yang bernama Dede Koswara. Di mana dari sang pria tersebut telah di penuhi dengan banyak kutil berasal dari Bandung, Jawa Barat. Maka dari banyaknya kutil di tubuhnya itu dirinya di sebut menjadi manusia akar. Kisah dari Dede menjadi santer di kabarkan. Berhasil di ketahui kalau penyakit tersebut muncul karena adanya Human Papiloma Virus (HPV).

Di saat ini adanya fenomena yang serupa tersebut sudah kembali muncul lagi. Penyakit yang sudah menyerang seseorang pria yang bernama Wasid, berasal dari Kampung Pamatang masjid, Kecamatan Saketi, Banten. Tangan dan juga dari kakinya juga di penuhi adanya banyak kutil yang seperti akar. Sudah lebih dari 20 tahun Wasid tanggung penyakit itu hanya seorang diri saja.

Untuk awalnya dirinya mendapatkan serangan aneh terjadi di usia pada 10 tahun yang lalu. Wasid yang mengaku merasa sangat gatal pada tubuhnya. Setelah itu di kakinya muncul dari banyak bintik-bintik merah. Akan tetapi diriya tidak memperdulikan dari adanya penyakit tersebut. Dari keluarganya sebutkan kalau itu hanya serangan alergi saja. Akan tetapi dari gatal yang sudah di alami Wasid tersebut semakin lama semakin menjadi.

Dari bintik merah yang ada di kakinya lama kelamaan menjadi membesar. Pada akhirnya Wasid di larikan ke Puskemas setempat. Rupanya di puskemas tersebut tidak berhasil untuk sembuhkan derita sang pria malang itu. Bintik merah itu justru menjalar dan semakin membesar.

Setelah dari kakinya merebah banyak kini gentian di tanganya juga alami hal yang sama. Pada akhirnyaa Wasid merasa pasrah dengan adanya penyakit itu.

Pria yang berusia 35 tahun tersebut tidak berani impikan untuk bisa sembuh dari penyakit tersebut, karena di sebabkan dari kondisi keunangan yang masih belum bisa mendukungnya. Wasid hanya menjadi pekerja buruh saja, dan dirinya tidak bisa bekerja layakna orang normal saja. Gatal-gatal yang di alami mendadak akan bisa menyerangnya.

About The Author

Reply