Kabar Artis Gosip – Ayu Ting Ting :Tes DNA Permintaan Enji Mengada-ada

Kabar terbaru dari bahtera rumah tangga Ayu Ting-Ting usai sang putri terlahir di 28 Desember 2013 dari Rumah Sakit Bunda, kawasan Menteng, Jakarta Pusat yang diberi nama Bilqis Khumairah Razak, pedangdut itu berencana untuk adakan akikah untuk sang anak. Sesuai rencana, akikah tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan. “Maret ya insya Allah. Rencananya sih minggu depan,” ujar Abdul Rojak, ayahanda Ayu, ketika ditemui dari kediamannya yang berada di kawasan Depok, Jabar, hari Sabtu (1/3/2014).

Beberapa persiapan pun juga sudah dibuat oleh sang pelantun lagu ‘Alamat Palsu’ itu. Diantaranya adalah mengecat ulang tempat kediamannya di Depok. “Ini rumah lagi juga dirapiin buat persiapan sama karena juga udah kotor aja, makanya ya dicat begini,” dijelaskan Rojak. Rojak juga meminta doa guna kelancaran di acaranya nanti. “Ya sudah ya, minta doanya saja ya,” tutupnya.

Sementara itu suami dari Ayu Ting Ting, Enji kini sedang meragukan sang anak yang telah lahir dari rahim istrinya itu. Enji juga meminta supaya Ayu untuk melakukan tes DNA.  Lewat kuasa hukum, Afrian Bondjol, Ayu pun menyatakan bahwa ia tak akan menanggapi tentang permintaan tes DNA tersebut. Dan bukan tanpa alasan juga Ayu tak ingin melaksanakan hal ini. “Ayu tak akan mau menanggapi permintaan untuk test DNA yang telah diminta dari pihak Enji sebab permintaan itu tak mempunyai dasar hukum jelas atau dengan kata lain, mengada-ngada,” tegas pengacara yang juga akrab disapa dalam nama panggilan Boy tersebut pada wartawan, hari Senin (3/3/2014).

Ayu, selama ini tak pernah mau menanggapi apapun yang telah dilakukan oleh Enji. Ia pun saat ini lebih fokus dalam mengurus buah hatinya itu, Bilqis serta acara akikah yang rencanaya diadakan dalam beberapa waktu dekat ini.  “Kemarin saja meminta namanya itu masuk ke akta kelahiran, dan sekarang malah ragukan siapa bapak bayi itu sungguh terlalu mengada-ngada,” kata Boy. Nampaknya konflik ini masih akan ramai berlanjut.

About The Author

Reply