Kabar Astronomi – Gunung Berapi Silikat Ditemukan Di Bulan

Kabar Astronomi – Gunung berapi diklaim telah ditemukan di Bulan. Hal ini dikemukakan sejumlah ilmuwan yang menemukan titik panas di sisi jauh Bulan. Titik panas tersebut diyakini merupakan konsentrasi unsur radioaktif thorium. Letak radioaktif itu tepatnya berada di antara Compton dan kawah Belkovich. Dengan temuan itu, diprediksi jika secara geologi, Bulan kemungkinan sudah lebih aktif dari dugaan sebelumnya. Sebelumnya, spectrometer sinar gamma tahun 1998 pernah mendeteksi titik panas itu untuk pertama kalinya.

Meskipun demikian, ada sedikit perbedaan dengan penemuan sebelumnya. Hal ini biasa terjadi dengan penelitian baru dan tergolong langka. Setelah diamati dengan Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) dengan kamera optik, terlihat jika objek itu bukan gunung berapi biasa karena ada kandungan silikat. Penemuan itu dianggap langka lantaran silikat adalah senyawa dengan muatan listrik negatif.

Lebih lanjut diungkapkan jika ada banyak gunung berapi di bulan dan setengahnya mengandung silikat. Hal ini dikarenakan Bulan tidak memroses ulang bahan batuan sehingga melakukannya dengan berkonsentrasi pada bulan. Usia gunung berapi kali ini juga diduga lebih muda dibanding dengan gunung api yang ada di wilayah Procellarum KREEP Terrane.

Dugaan itu dibuktikan dengan prediksi jika daerah tempat ditemukannya gunung berapi silikat tersebut mengalami keterlambatan tumbuh, sehingga hal ini menjadikan usia gunung yang baru ditemukan tersebut lebih muda. Selain itu kemungkinan alasan kedua adalah adanya proses radioaktif yang juga berjalan dengan lambat sehingga menyulitkan larva menuju permukaan.

Namun beberapa kemungkinan juga diprediksi, salah satunya ketika Bulan masing berpeluang untuk memiliki inti luar cair yang mampu menghasilkan panas seperti yang terjadi pada pegunungan Hawai dengan rantai vulkaniknya. Untuk itu, penemuan tersebut menjadikan para ilmuwan penasaran untuk kembali meneliti suhu bulan dan evolusi vulkaniknya. Selain itu, ilmu mengenai keberadaan area gunung berapi juga menarik untuk diperbarui lagi, terutama teori sejarah gunung berapi di bulan.

Sebelumnya telah dilakukan penelitian mengenai asal usul gunung berapi di bulan. Saat ini dengan temuan baru gunung berapi silikat, maka hal ini akan menjadi penelitian yang menarik.

 

Kabar Astronomi

About The Author

Reply