Kabar Astronomi – Mantan Astronot Nasa Membuka Wisata di Atmosfer Bumi

 

Seorang mantan astronot NASA yang bernama Ron garan telah berencana memboyong wisatawan untuk berjalan-jalan ke atmosfer tertinggi yang ada di Bumi. Garan memang sudah pensiun dari BA yang ada di Amerika Serikat saat ini telah bekerja untuk sebuah perusahaan World view enterprises yang telah focus pada misi di Antariksa.

Perusahaan yang ada di lokasi Tuscon, Arizona Amerika Serikat itu memang mempunyai visi agar mempromosikan sebuah wisata antariksa dengan cara menyediakan ballon helium yang sebesar raksasa secara engkap dengan pod yang dapat membawa penumpang ke ketinggian 32 km ada di atas permukaan Bumi.

Seperti yang sudah dikutip dalam Sydney MOrnisng Herald pada hari Kamis, balon pintar yang bernama World view itu telah dilengkapi dengan koneksi Wifi. Telah berkonsep seperti sebuah wahana balon udara, dengan ruang kapasitasnya yang juga cukup menampung 6 penumpang dan 2 kru.

Sementara untuk turis nantinya tak akan diwajibkan untuk mengikuti pelatihan khusus ataupunn menggunakan seragam seperti di antartika. Garan juga pernah mengorbit Bumi sebanyak 2.842 kali kurang lebih selama ada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) itu memang belakangan ini telah berbicara di sebuah diskusi yaitu mengenai optimisme.

“Memandang bumi dari sebuah stasiun luar angkasa, sayapun telah melihat ekonomi, di lingkungan yang sudah kaya akan warna dan juga kehidupan,” jelasnya.

Dia melanjutkan,” saat ini memang terfokus pada ekonomi, tapi perlu digeserkan dari ekonomi kepada masyarakat kemudian planet.” Biaya yang perlu dipersiapkan bagi setiap penunmpang adalah US$ 75 ribu atau Rp. 1 miliar.

Cara kerja dari balon raksasa World View merupakan disaat ballon raksasa akan mencapai ketinggian 32 km, pod akan memisahkan dirinya dari balonnya dan akan terjun perlahan kembali menuju Bumi dengan sebuah parasut yang sudah dinavigasikan.

Dengan merogek Rp. 1 miliar itu, para penumpang akan dapat menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam agar bisa menikmati pemandangan dari lapisan paling atas stratosfer. Dari penjelasan Garan, dengan adanya kecepatan 18 km/jam penumpang telah dijadwalkan akan menyaksikan matahari terbit.

Kemudian para penumpang juga bisa melihat lekukan bumi Dari atas awan dan juga telah menyaksikan langit yang perlahan memudar menjadi kehitaman.

Be Sociable, Share!