Kabar Balap F1 – Tanggapan Mantan Pembalap F1 Untuk Rio Haryanto

 

Sang rider andalan dari negara kita berada di dalam ajang Formula 1, Rio Haryanto setelah memutuskan untuk bisa bergabung bersama dengan tim Manor Racing. Mempunyai status menjadi pay driver, tidak sedikit pihak yang meragunkan kemampuan dari para pembalap yang berasal Indonesia untuk bisa bersaing berada di dalam Formula 1 ini.

Sudah banyak faktor yang sudah membuat Rio Haryanto telah dipandang sebelah mata untuk bisa berprestasi di dalam perhelatan balapan kelas wahid ini. Sebelumnya, mantan sang pembalap seperti Robert Doornbos yang baru saja memberikan penilaian. Penilaian dari Robert  Doornbos, Rio telah berkiprah berada di dalam ajang Formula 1 karena faktor masalah adalah uang.

“Rio Haryanto yang sudah berada di dalam f1 ini adalah alasannya ada sendiri. Uang yang sudah dia bawa dan dia adalah menjadi duta dari Indonesia. Untuk sekarang ini kita harus bisa mengerti, apakah dia bisa lolos di beberapa kualifikasi,” terang dari Robert Doornbos berada di dalam laman media Sport Mole.

Seperti media F1 Fanatic yang di ketahui adalah media Inggris telah membahas masalah perkembangan dari adu balap motor jet tersebut, memberikan suatu penilaian tentang pembalap anak pengusaha buku tersebut. Di ketahui berada di dalam majalah itu, mereka sudah mendeskripsikan kalau Rio Haryanto tersebut adalah seorang pembalap yang mendapatkan dukungan berasal dari perusahaan minyak dari Indonesia, Pertamina.

“Haryanto akan menjadi seorang rider pertama kali berasal dari Indonesia di kelas wahid F1 untuk akhir bulan ini disebabkan mendapatkan dukungan kuat berasal dari perusahaan minyak milik dari negara seperti Pertamina. Yang hanya bisa memberikan dana kepada Team Manor saja, akan tetapi sudah mendukung selama beberapa bulan berada di perhelat G2,” terang dari pernyataan dari F1 Fanatic.

“Bukan hanya itu saja yang membuat dirinya mendapatkan label pembalap yang bermodal, sedangkan dari rekannya seperti Pascal Wehrlein di anggap lebih berbakat. Akan tetapi itu bukan suatu hal yang adil untuk di banding-bandingkan,” tambah pernyataannya.

No related content found.

Be Sociable, Share!