Kabar Baru Dunia – NATO Sudah Rencanakan Sanksi Tambahan Untuk Rusia

Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama dengan pemimpin yang berasal dari negara Eropa yang lainnya bertemu berada di suatu forum Organisasi Atlantik Utara (NATO) untuk hari kamis kemarin. Pertemuan tersebut di lakukan untuk bisa menyiapkan adanya sanksi baru kepada Rusia. Sanksi yang ada tersebut sudah di jatuhkan untuk terus memberikan tekanan kepada Rusia untuk tidak lagi ikut campur dengan konflik yang ada di Ukraina.

Seperti yang di kabarkan di harian New York Times, untuk hari kemarin, Kamis  (4/9/14) sanksi tersebut yang sudah memberikan bidikan beberapa pejabat, bank dan beberapa perusahaan yang berasal dari Negeri Beruang Merah tersebut. Di dalam suatu pertemuan yang sudah digelar pada hari Kamis kemarin. Obama dan beberapa pemimpin dari Prancis, Inggris Jerman dan Italia yang setuju memberikan sanksi tambahan untuk Rusia.

Anggapan dari  Benjamin J Rhodes, Wakil Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih katakan kalau sanksi tersebut di perlukan mengingat apa yang sudah mereka lakukan berada di Ukraina. Rhodes yang sebutkan pemerintah AS akan bisa berkoordinasi dengan pemimpin dari negara Eropa yang lainnya untuk memberikan sanksi baru terhadap Rusia. Tujuannya adalah agar dari Rusia merasakan dampak yang di lakukannya.

“Kunci utama di lakukannya itu adalah Rusia harus terus menerus merasakan biaya atas eskalasi tindakan mereka. Berada di waktu yang bersamaan, apabila dari cara damai untuk bisa menurunkan ketegangan, maka itu lebih di tegaskan,” ujar dari Rhodes menjelaskan.

Memberikan tambahan pada sanksi paket yang sudah di sepakati berada di pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa untuk akhir pekan yang lalu akan bisa mencakup perusahaan-perusahaan energy dan juga dari pertahanan. Akan tetapi menurut dari salah seorang pejabat berwenang dari Inggris, sanksi tersebut tidak akan memasukkan perusahaan gas alam yang saat ini di miliki oleh Rusia, yaitu Gazprom.

Sanksi juga telah di terapkan dalam suatu pembatasan kepada beberapa bank-bank Rusia. Pembatasan itu sepertidari akses Bank Rusia ke pasar hutang Eropa. Mereka hanya di berikan utang jangka pendek. Penambahan sanksi tersebut akan bisa di umumkan di hari Jumat pagi waktu setempat.

About The Author