Kabar Baru Kriminal – Tak Kapok, Bapak Gauli Anak Kandungnya Lagi

 

Di tahun 2000 yang lalu, pria bernama Agus Budi ini terpaksa tinggal di dinginnya penjara usai divonis selama 6 bulan penjara sebab telah menggauli putri kandungnya. Dan ironisnya adalah bukannya menjadi insyaf setelah hukuman yang ia jalani itu , setelah keluar penjara, pria yang merupakan warga dari Bumiarjo, Wonokromo tersebut justru kembali dan mengulangi perbuatannya.

Jika halnya di tahun 2000 silam ia berhubungan badan dengan anaknya yang nomor dua, pada kali ini dia mengganggu anaknya yang nomor tujuh yang masih berusia 18 tahun. Agus ini memiliki 11 orang anak. Pria yang vbekerja sebagai kuli batu tersebut lagi-lagi berurusan dengan kepolisian usai diadukan oleh istrinya.

“Istrinya telah memergoki sendiri aksi dari suaminya tersebut,” terang Kompol Suparti pada wartawan, hari Rabu (5/2/2014). Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya tersebut menerangkan bahwa perbuatan dari Agus telah dilakukan dari Juni 2013 sampai awal 2014. Hampir tiap hari si Agus ini memanfaatkan situasi yang sepi di rumah. “Satu hari, sang istri mendapati suaminya sedang meraba serta menciumi tubuh dari anaknya ketika si anak pulas tidur. Istri pun mengancamnya akan melapor kepada polisi,” tambah Suparti.

Rupanya dampratan tersebut tidak mempan sebab Agus pun kembali mengulanginya. Ia pun kepergok oileh istrinya lagi yang tanpa pikir panjang segera melaporkan perbuatan sang suami ke polisi. “Dilaporkan pada Minggu (2/2/2014) dan segera dilakukan aksi penangkapan,” jelas Suparti. Kepada tim penyidik, lelaki 54 tahun tersebut menggauli anaknya dengan alasan telah lama tak dilayani istri. Agus sendiri ingin melampiaskan nafsunya di lokalisasi. Sayangnya Agus tak punya lebihan uang.

“Jika melihat aksi yang hingga 2 kali menggauli pada anak kandungnya, nampaknya tersangka ini perlu diperiksa sisi kejiwaannya. Apakah dia memiliki kelainan hingga sengaja melakukan perbuatan tersebut kepada anak yang harusnya dilindungi,” ujar Suparti. Atas perbuatannyatersebut, ia dijerat pasal 82 UU RI tahun 2002 terkait perlindungan anak disertai ancaman 15 tahun penjara juga pasal 289 KUHP, pengancaman perbuatan cabul yang menjatuhi ancaman 9 tahun penjara.

Be Sociable, Share!