Kabar Baru Politik – SBY Dan Ibas Tolak Menjadi Saksi Anas Urbaningrum

 

Dari Anas Urbaningrum yang sudah merasa sangat menyesal dengan sikap Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Presiden Republik Indonesia seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan juga dari sekretaris Jenderal Demokrat yang seperti Edhie Baskoro Yudhoyono atau lebih di kenal dengan nama Ibas yang sudah memberikan penolakan untuk bisa menjadi saksi dalam meringangkan untuknya.

Hal tersebut yang sudah di ungkapkan dari sang pengacara Anas yang bernama Firman Wijaya di temui berada di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta yang ada di hari Rabu ini (7/5/14). Dari anggapannya memberikan suatu kesaksian tersebut memang menjadi suatu kewajiban yang ada.

“Jadi ini sungguh sangat sederhana sekali. Kesaksian ini bukan yang di serahkan kepada orang per orang saja,” ujar dari Firman yang sudah disebutkan kepada para wartawan.

Seperti yang ada di saat ini, Anas dan tim pengacaranya yang bahkan sudah untuk menyiapkan sejumlah pertanyaan untuk Susilo Bambang Yudhoyono dan juga Ibas anaknya jika memang bapak dan anak itu bersedia untuk  memberikan keterangan menjadi saksi di dalam penyelidikan oleh penyidik KPK.

Firman yang sudah mengatakan, ada sebanyak 15 pertanyaan yang di siapkan akan di ajukan kepada SBY dan juga Ibas tentang kasus dugaan gratifikasi dalam proyek pembangunan yang berada di Hambalang.

“Sudah ada salah satu kesaksian yang penting masalah dari fasilitas untuk Hambalang. Jika memang untuk membicarakan masalah konsisten gratifikasi, siapapun yang mendapatkan fasilitas tersebut akan bisa menikmati fasilitas yang juga sama,” ujarnya memberikan tambahan.

KPK sendiri pada umumnya sudah mengirimkan suatu surat permintaan untuk menjadi saksi kepada SBY dan anaknya tersebut. Dari perwakilan keluarga SBY yaitu dari pengacaranya yang bernama Palmer Situmorang sudah mendapatkan surat tersebut dan membalasnya.

Isi surat balasan tersebut memberikan pernyataan kalau SBY dan juga Ibas tidak bersedia jadi saksi akan kasus itu.

Be Sociable, Share!