Kabar Bencana Dunia – Angin Topan Goni Serang Negara Filipina

 

Angin ribut seperti Topan Ineng, atau ang sudah di sebutkan banak warga setempat Topan Goni sudah melanda berada di bagian utara negara Filipina, tepatnya berada di Provinsi Zambales, dimana ada satu keluarga yang sudah tersapu adanya air sungai yang telah meluap. Dari kantor berita Filipina, seperti Phillipine News Agency, yang sudah berhasil untuk melaporkan bahwa seseorang ayah berhasil dalam meraih dua anak dan istrinya sampai selamat, walaupun mendapatkan luka-luka.

Ada sekitaran sebanyak 16 orang yang kini sudah di nyatakan hilang dan ribuan warga yang telah mengungsi berada di daratan tinggi. Korban yang terakhir sudah di laporkan ada seorang balita laki-laki dimana berusia 2 tahun bersama dengan sang adiknya yang masih berusia 9 bulan sudah di nyatakan menghilang tenggelam setelah dari banjir bandang karena angin Goni tersebut telah menyerang kota Subic yang ada di Provinsi Zambales untuk hari Senin pagi tadi. Dari saudara mereka yang di ketahui berusia 5 tahun sampai saat ini memang masih belum di temukan.

Dari topan Goni tersebut yang sudah membawa adana angin kencang berkecepatan sampai 195 kilo meter perjam, telah menyebabkan bencana lain seperti banjir dan juga tanah longsor. Phillipine News Agency juga memberikan laporan bahwa sekitaran sebanyak 16.500 keluarga yang terdiri sebanyak 72.300 jiwa sudah terkena dampak ombak topa Goni itu. Sedangkan dari 2.700 jiwa sudah di ungsikan berada di pusat-pusat evakuasi.

Di kirakan ada sebanyak 50 jalan dan tujuh jembatan kini tidak berfungsi lagi. Sedangkan kerugian akibat dari kerusahan berada di properti di kirakan bisa mencapai 121,48 juta peso atau senilai dengan Rp 37 miliar dan 44,2 juta peso atau setara dengan Rp 14 Miliar.

Dari media lokal yang sudah memberikan laporan kalau hampir sebanyak 13 ribu penduduk sudah berhasil untuk di evakuasi, sedangkan dari puluhan jadwal penerbangan domestik sudah di batalkan.

“Berada di bagian utara pula, hampir sebanyak 1.000 orang yang sudah di landa tanah longsor dan banjir,” terang dari Alexander Pama, dirinya adalah Direktur Eksekutif Badan Manajemen Bencana Nasional kepada laman media ABC Nres untuk hari ini, Senin (24/8/15).

No related content found.

Be Sociable, Share!