Kabar Bisnis – Ahok Bisa Upayakan Uber Dan Grab Jadi Legal

 

Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta telah mempunyai suatu rencana ingin bisa membawa legal bisnis taksi Uber dan Grab menjadi angkutan resmi ibu kota.

Adapun persyaratannya, perusahaan pelayanan jasa taksi online ini haris bisa mengikuti tarif sesuai dengan psar, seperti yang sudah di berlakukan ongkos taksi tanpa menggunakan aplikasi. Setelah di temui berada di sebuah rapat koordinasi kereta ringan atau LRT, Basuki Tjahaja Purnama atau yang di sapa Ahok ini memberikan ketegasan akan lebih bersikap adil kepada taksi online Grab dan Uber. Untuk dari seluruh angkutan taksi harus bisa mengikuti aturan yang berlaku nantinya.

“Dari keputusan kita masih mencari yang adil saja. Buer dan GrabCar boleh saja namun sesuai dengan aturan. Lebihnya lagi taksi biasa juga harus bisa mengikuti aturan,” terang dari Ahok memberikan keterangan berada di Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta untuk hari kemarin, Kamis (24/3/16).

Bahkan dari Ahok dengan lugasnya menyebutkan akan memberikan bantuan untuk bisa melegalkan taksi Grab dan Uber dari statusnya yang saat ini masih ilegal.

Layanan dari Grab dan Uber sampai saat ini sudah di nilai bertentangan dengan aturan angkutan resmi yang kini ada di dalam peraturan. Angkutan penumpang yang tidak dalam trayek ada di dalam macam mobil sewaan dan taksi ada di muat dalam Undang-Undangn no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan juga angkutan jalan.

Maka dari itu taksi berbasis aplikasi online ini harus bisa tunduk pada aturan UU, yakni membuat suatu badan hukum koperasi, mendaftarkan kendaraan dan jika beroperasi dengan taksi maka menggunakan tarif argo sesuai dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Nantinya bisa kita legalkan, tarif bisa mengikuti pasar. Bisa kita bicarakan bersama nanti. Semua pasti bisa beres,” tambah dari Ahok.

Dari Plt Dirjen Perhubungan Darat Sugihardjo menyebutkan kalau ada dua pilihan untuk Uber dan Grab agar bisa tetap beroperasi. Seperti membuat perusahaan IT penyedia jasa aplikasi dan bekerja sama dengan pengusaha angkutan resmi atau menjadi operator angkutan yang mematuhi adanya aturan.

Be Sociable, Share!