Kabar Bisnis Baru -Tarif Bandara Internasional Banyak Yang Naik

PT Angkasa Pura I kini sudah berhasil untuk tetapkan adanya suatu kenaikan dari tariff Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) untuk adanya suatu penerbangan dari dalam dan juga luar negeri berada di lima bandara. Kenaikan dari dari harga tiket tersebut akan berlaku efektif per 1 April 2014 nanti.

Seperti yang sudah ada di dalam suatu keterangan yang sudah di tuliskannya, Kamis (27/3/14) kenaikan dari tariff tersebut akan bisa di berlakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, juga dari Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar,dan  juga dari Bandara Internasional Lombok Praya.

“Semakin nainya tarif tersebut nantinya akan bisa di mulai dari tanggal awal bulan depan ini, 1 April,” ujar dari Corporate Secretary Angkasa Pura I, yang bernama Farid Indra Nugraha.

Di ketahui dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Juanda Surabaya dan juga dari Bandara Sepinggan yang bisa di sebutkn besaran dari tarif PJP2U untuk penerbangan dari dalam negeri akan bisa di tetapkan sebesar Rp 75 ribu dan untuk  penerbangan yang bertujuan ke luar negeri besarnya adalah 200 ribu. Akan tetapi di khususkan kepada penerbangan dalam negeri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dari penyesuaian kenaikan dari tarif tersebut akan berlaku di tanggal 1 Agustus nanti,.

“Semua ini masih mengerti pada saat dari terminal domestic Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang berada di dalam proses renovasi,” ujardari Farid memberikan penjelasan lebih lanjut lagi.

Berbeda juga untuk Bandara Sultan Hassanudin, besaran dari tarif PJP2U tersebut naik yang besarnya adalah 50 ribu saja dan penerbangan ke negeri lain atau luar negerti akan di naikan 150 Ribu. Juga untuk Bandara Internasional Lombok Praya, naiknya tarif PJP2U untuk penerbangan domestic akan di kenakan Rp.45 dan untuk di luar negerti akan naik Rp 150 ribu.

About The Author

Reply