Kabar Bisnis – Go-Jek Berterima Kasih Kepada Presiden Jokowi Atas Pencabutan Larangan

 

Adanya manajemen dari sistem ojek masa kini alias Go-Jek kini telah berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi karena beliau langsung memberikan respek yang baik akan kebijakan pelarangan operasional Go-Jek dan tranportasi umum berbasih online yang lainnya.

Berada di dalam pernyataannya melalui akun resmi Go-Jek, sang pendiri Go-Jek Nadiem Makarim menyebutkan kalau Presiden Jokowi sudah berhasil untuk menyelamatkan kepada lebih dari 200 ribu pengemudi Go-Jek seperti saat ini.

“Sungguh terima kasih kepada Presiden @Jokowi akan dukungan dari Bapak kepada para pengemudi Go-Jek yang berjumlah lebih dari 200 ribu dan 8 juta pengguna aplikasi kami saat ini,” terang dari Nadiem Makarim disebutkan kepada dalam akun twitternya @gojekindonesia Jumat (18/12/15).

Berdasarkan keterangan dari Naidem Makarim yang sudah memanggil Menteri Perhubungan Ignasius Johan agar bisa memberikan suatu penjelasan masalah dilarangnya transportasi umum dengan menggunakan basis online ini, Jokowi sudah memberikan keputusan dengan melindungi ekonomi kerakyatan.

“Bapak @Jokowi yang sudah memberikan perlakuan baik dengan melindungi ekonomi rakyatnya menjadi suatu pondasi kekuatan ekonomi negara Indonesia. Majulah Indonesia,” tegas dari Nadiem lagi.

Setelah mendapatkan suatu reaksi keras berasal dari masyarakat dan juga dari presiden Jokowi, Jonan langsung melakukan suatu pencabutan pada larangan transportasi online tersebut.

Jonan sendiri memberikan keterangan berdasarkan dari Undang-Undang tahun 2009 nomor 22, kendaraan beroda dua memang sebenarnya tidak di masukkan berada di dalam alat angkutan publik. Akan tetapi realitas berada di masyarakat memberikan suatu bukti adanya kesenjangan yang sangat lebar antara kebutuhan transportasi publik dan kemampuan dalam menyediakan angkutan publik lebih mudah dan memadai lagi.

Kesenjangan yang telah terjadi antara kebutuhan transportasi dengan kemampuan untuk sediakan angkutan publik itu kemudian bisa di isi adanya ojek dan beberapa waktu yang akhir ini sudah di layani adanya transportasi berbasis online seperti Go-Jek dan beberapa transportasi yang sama lainnya.

“Dengan menggunakan dasar tersebut, ojek dan juga transportasi umum berbasis online sudah di persilahkan kembali beroperasi lagi,” terangnya.

Be Sociable, Share!