Kabar Bisnis Nasional – Menteri Susi Minta Pengusaha Untuk Berinvestasi Lagi

Susi Pudjiastuti yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan telah menghimbau kepada para pengusaha lokal agar bisa menambah investasinya berada di dalam negeri.  Bahkan agar bisa melakukan investasi, dirinya meminta agar dari para pengusaha tersebut bisa menguras tabungannya.

Susi  menambahkan kalau selama ini sudah banyak sekali sumber daya alam berada di Indonesia telah di ekspor ke negara lain dalam keadaan mentah. Padahal jika memang nantinya akan bisa di olah berada di dalam negeri, nilai tambah produk jadinya akan bisa berkali lipat lagi. Untuk menjadi contohnya yaitu seperti rumput laut yang selama ini di ekspor dalam bentuk bahan baku.

“Jadi kalau nantinya asosiasi rumput laut yang ada di negara Indonesia tidak akan kalah dengan pihak asing, ya Anda harus bisa untuk berlari,” terangnya berada di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk di Jakarta hari ini, Jumat (9/10/15).

Agar nantinya bisa menambahkan investasinya berad di dalam negeri, seperti melakukan pembangunan pabrik untuk bisa mengolah rumput laut itu, Susi Pudjiastuti memberikan  permintaan kepada pengusaha agar bisa menyisihkan sebagian keuntungan yang sudah dia terimakan. Bahkan jika dari itu masih di katakan kurang Susi meminta pengusaha agar bisa mengeluarkan semua tabungan yang telah dia miliki.

“Berasal dari keuntungan yang telah dia dapatkan, sebanyak 40 persennya bisa di gunakan untuk investasi. Kita harus bisa investasi dan investasi. Kita akan membahas masalah ini bersamaan,” tegas darinya lagi.

Berdasarkan keterangan dari Susi, pemerintah sudah mengeluarkan beberapa ragam paket-paket kebijakan yang di antaranya memberikan kemudahan kepada para investor. Hal ini seharusnya bisa di manfaatkan kepada pengusaha lokal, maka dari itu jangan sampai kalau kebijakan ini hanya bisa di manfaatkan oleh investor asing saja.

“Nantinya jika memang saya akan bisa mengundang investor asing malah di omelin. Kalau untuk bisa dapatkan besar akan di kembalikan ke investasi. Sekarangkan ada semacam bayaran pajak. Jadi persiapkan bikin pabrik. Saya memang ingin tiap bulannya resmikan pembangunan pabrik,” terangnya.

About The Author