Kabar Bisnis Terupdate – Obama Naikan Upah Minimum Pegawai

Dari sang presiden dari Amerika Serikat yang seperti Barack Obama yang sudah di rencanakan akan bisa tanda tangani dari perintah eksekutik untuk bisa menaikan dari upah minimum bagi para pegawai pemerintah. Bagi dirinya ini yang sudah menjadi suatu kebijakan yang sangat tepat untuk bisnis yang bisa lebih produktif nantinya, di manaa banyaak pekerja dari Amerika Serikat yang sudah berjuang keras untuk bisa pulih dari krisisnya keuangan.

Orang nomor satu di Amerika tersebut yang sudah umumkan dari kebijakan tersebut pada saat berpidato di hadapan dari banyak anggota kongres dan juga pejabat pemerintah pada Selasa malam di waktu Washington DC. Sudah banyak yang mengenal menjadi sebutan “State of the Union”, pidato yang memang selalu ada dalam setiap tahunnya tersebut di manfaatkan oleh Barack Obama untuk bisa umumkan suatu kebijakan terbaru untuk pemerintahnya.

Salah satu kebijakan yang ada dari presiden tersebut adalah, upah minum baru kepada pegawai negeri Amerika yang bearnya adalah US$10,10 (sekitar Rp122.000) untuk per jam. Selama ini bisa di ketahui kalau upah menimumnya adalah US$7,25 (sekitar Rp88.000) per jam.

“Seperti yang ada dalam beberapa pekan yang akan datang, saya yang kan bisa menerbitkan suatu perintah kesekutif yang mengharuskan kantor-kantor pemerintahn Federal untuk kepada para pegawai dengan adil besarnya adalah paling minimal US$10,10 per jam, karena apabila dari kita yang masak untuk pasukan kita atau juga mencuci dari piring mereka, kita tidak hidup dalam suatu kemiskinan,” ujar dari Obama yang sudah di sambut dengan adanya  tepuk tngan meriah dari para hadirin dalam suatu pidato yang sudah di kutip dalam suatu media Reuters.

Obama yang juga memberikan suatu saran kalau dari keputusannya tersebut yang bisa di dukung oleh Kongres agar bisa berlaku lagi dari setiap pekerja yang berada di Amerika Serikat di penjuru negeri. Seperti dari anggapan Barack Obama kenaikan gaji ini memang sudah tepat saatnya, di karenakan nilai yang sudah di dapatkan dari para pegawai yang berada di Amerika sekitar 30 tahun yang lalu.

About The Author

Reply