Kabar Bola Indonesia – Skuad Indonesia Dream Team Siap Dengan Taktik Barunya

Indonesia Dream Team akhirnya sudah berhasil untuk menggelar latihan bersama di stadion kebanggaan dari negara kita yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno yang di laksanakan di hari Sabtu kemarin malam (13/7/2013) yang di mana sudah banyak  menemukan suatu taktik baru. Ini sudah di gunakan untuk menjadikan taktik akhir untuk di andalakan dalam melawan Arsenal untuk malam nanti (14/7/2013) di SUGBK juga.

Boaz Salosa dan juga para rekan-rekannya sekarang ini sudah belatih pada waktu sesudah tarawih yaitu pukul 21.30 yang sudah di ketahui kalau latihan tersebut sudah berlangung dalam waktu satu jam yang sudah memberikan suatu taktik baru bagi mereka. Para skuad dari besutan pelatih Jaksen F Tiago tersebut masih tetap terlihat sangat berambisi untuk bisa berlatih dengan penuh semangat walaupun dalam suatu suasana hujan yang sangat lebat sekali.

Suatu porsi dari latihan untuk saat ini yang hanya di fokuskan yang menggunakan suatu taktik. Dalam sesi pertama para pemain yang  memang akan memilih untuk bagaimana bisa membangun sebuah serangan yang berasal dari belakang ke depan. Setelah itu para pemain juga memang sudah di asah dalam mengupayakan menyelesaikan bola-bola mati.

“Jadi saya masih ingin para pemain bisa untuk menguasai bola dan bisa berlaga dengan sangat agresif,” ujar dari sang pelatih tersebut.

Di saat menjelang akhir dari latihan sang penyerang andalan dari timnas yaitu Sergio van Dijk Hasyim Kipuw dan juga Ian Louis Kabes yang sudah melakoni suatu sesi pelatihan khusus yang sudah melibatkan bagaimana untuk mengambil alih bola mati agar bisa di selesaikan dengan baik.

Dalam masalah tersebut Sergio van Dijk memang terlihat sangat handal. Sudah banyak kali yang sudah di lakukannya sukses untuk masuk ke gawang, akan tetapi akan hasil tersebu dirinya masih belum bisa di tugaskan untuk mengeksekusi tendangan bola mati.

“Saya sudah mempersiapkan tiga algojo dari para pemain yang bisa di andalkan untuk berkomunikasi di lapangan,” ujar dari sang pelatih yang berasal dari Brasil tersebut.

 

 

About The Author

Reply