Kabar Bola Inggris – Schweinsteiger Optimis Bisa Raih Gelar Liga Primer Inggris

Sang pemain gelandang terbaru dari The Reds Devil Manchester United seperti Bastian Schweinsteiger yang baru saja mengungkapkan akan mimpinya bersama dengan klub barunya tersebut. Baru saja dari Bastian Schweinsteiger yang menyebutkan dirinya merasa sangat optimis untuk bisa meraih gelar Liga Primer di musim ini 2015-2016. Keyakinan dari Bastian Schweinsteiger tersebut yang sudah di latari dengan sosok dari sang pelatih Louis Van Gaal yang akan menjadi suksesor berada di Setan Merah.

Bastian Schweinsteiger yang sudah mempunyai memori bagus bersama dengan sang pelatih yang berdarah Belanda itu. Dari kedua orang tesebut sudah pernah untuk bertemu dan bekerja sama bersama di Bayern Munchen untuk musim 2009-2010 lalu. Dalam musim tersebut mereka berhasil untuk menjuarai Bundesliga Jerman.

Dari sang gelandang yang saat ini sudah berusia 31 tahun tersebut mempunyai suatu harapan, kalau dari kesuksesan tersebut akan bisa terulang lagi di saat dirinya bersama dengan Luois Van Gaal berada di Manchester United. Lebihnya lagi dari Van Gaal yang sudah berhasil membangun suatu pondasi yang bagus untuk MU sejak musim lalu.

Saya yang sudah melihat akan adanya kemungkinan tersebut. Jika memang dari setiap pemain bisa bekerja keras dan percaya antara satu dengan yang lainnya, tim ini pastinya akan mempunyai suatu peluang untuk bisa mendapatkan gelar,” terang dari Bastian Schweinsteiger kepada laman media Sky Sport hari ini, Jumat (14/8/15).

“Terlhat tidak mudah untuk bisa menggampangkan mendapatkan gelar Liga Primer Inggris. Karena berada di sini ada banyak sekali tim-tim besar. Dari seluruh tim dan juga pelatih sudah mengerti itu. Akan tetapi kami sudah sadar kalau kemampuan yang bisa di tunjukkan berada di lapangan dan harus bisa menaruh optimis sukses,” tambahnya.

Karena jasa dari sang pelatih si tulip besi tersebut, Bastian Schweinsteiger yang saat ini sudah berhasil untuk beradaptasi dengan skuad MU. Sebelumnya dirinya memang lebih banyak menjadi pemain sayap, akan tetapi kini berbeda dengan filosopi dari Van Gaal.

About The Author