Kabar Bola Terbaru – Esteban Cambiaso Mengaku Tindakannya Adalah Sebuah Kecerobohan

Gelandang senior Inter Milan, Esteban Cambiaso harus menerima kartu merah dan harus keluar lapangan lebih awal saat timnya, Inter Milan dikalahkan oleh pemuncak klasemen Seri A, Juventus dengan skor 1-2, Sabtu (30/03) di kandang mereka, Giuseppe Meazza.

Seperti yang telah diketahui gelandang berkebangsaan Argentina tersebut telah melakukan tekel keras kepada striker mungil milik Juventus, Sebastian Giovinco ketika pertandingan hampir usai. Dan kartu merah Cambiasso tersebut merupakan kartu merahnya yang pertama bagi dirinya selama kariernya di dunia sepakbola.

Mantan pemain Real Madrid tersebut juga mengaku sudah meminta maaf kepada Giovinco seusai pertandingan. Cambiasso juga mengaku bahwa dirinya tidak memiliki niatan buruk untuk menciderai sang striker.

“Masa lalu saya berbicara dengan sendirinya. Mereka [Juve] juga langsung memahami situasinya. Kemudian setelah apa yang terjadi di lapangan, saya segera menuju ruang ganti Juve untuk mengecek kondisi Giovinco, yang saya tahu tak dalam keadaan terbaik setelah pelanggaran saya,” jelas Cambiasso kepada Inter Channel.

“Untunglah kondisinya terlihat tak terlalu buruk. Saya pikir Anda bisa mempelajari masa lalu saya dan melihat bahwa saya tak pernah punya niatan untuk melukai siapa pun.”

“Saya berharap dia cepat pulih dan segera kembali ke lapangan, lebih baik lagi jika ia bisa langsung tampil di Eropa [kontra Bayern Munich].”

“Siapa pun yang pernah bermain tahu apabila niatan Anda adalah untuk melukai seseorang Anda akan menekel lebih tinggi, dan saya percaya semua orang memahami tak ada niat buruk dalam tekel saya.”

“Saya memang bertindak ceroboh. Saya tak akan membantahnya. Tapi saya pikir mereka tahu bahwa saya tak bermaksud demikian.”

Dan akibat tekel keras dari Cambiasso tersebut, kemungkinan besar Giovinco tidak bisa memperkuat Juventus di pertandingan melawan Bayern Munchen di pentas Liga Champion Leg Pertama babak delapan besar tengah pekan ini.

 

About The Author

Reply