Kabar Bola Terkini – Alasan Presiden Inter Lepas Mayoritas Sahamnya

Orang nomor satu di FC Internazionale yakni Erick Thohir diberitakan baru saja secara resmi menjual mayoritas sahamnya pada Sunning Grup. Alasan dari pengusaha asal Indonesia ini untuk melepas mayoritas sahamnya adalah untuk bisa mengembalikan kejayaan dari tim berjuluk I Nerrazzuri.

Pada hari Senin (6/6), pihak La Beneamata telah mengumumkan melalui website resmi mereka jika Erick Thohir telah menjual mayoritas saham dari tim ini ke grup investor yang berasal dari Cina itu. Walaupun begitu, Erick sendiri bakal terus menjadi presiden tim ini.

Untuk Suning Grup sendiri diketahui sekaran ini telah membeli 68,5 persen saham FC Internazionale, sedang untuk Erick Thohir hanya mempunyai sekitar 31 persen saham timnya. Sisanya 0,5 prsen saham tim ini dimiliki Pirelli.

“Untuk kerja sama baru dengan pihak Suning Holdings Grup ini bakal menjadi pengubah permainan dari FC Internazionale sendiri. Sekitar 2,5 tahun terakhir, tim ini sudah membangun dasar yang sangat kuat untuk tim serta kerja sama yang dilakukan ini bakal mengantarkan kami bisa melangkah ke tahap yang selanjutnya. Sudah pasti ini demi bisa mengembalikan kejayaan tim ini untuk bisa berada di tempat yang semestinya di jagad sepakbola dunia.” papar Erick di website resmi FC Internazionale.

Tak hanya itu, Erick sendiri juga menyampaikan jika kesepakatan dengan pihak Suning Grup bakal membuat FC Internazionale berpotensi untuk melebarkan sayapnya di Negeri Tirai Bambu serta Asia Pasifik dengan mengingat semakin berkembangnya persepakbolaan di era modern kini.

“Dengan semakin populernya cabang olahraga ini, terlebih di wilayah Asia serta Cina, sedang memasukki masa-masa pertumbuhan yang sangat bagus.”

“Kesepakatan dengan pihak Suning Holding Grup bakal mendekatkan pihak kami dengan fan base yang berada di Cina serta Asia Pasifik. Kami menunggu keberhasilan dari kesepakatan kerja sama ini.” tandasnya.

Pada kompetisi musim 2015/16 kemarin diketahui FC Internazionale hanya sanggup menghuni posisi 4 di klasemen akhir. Capaian itu menjadi pembenahan dari musim sebelumnya yang diketahui berada pada posisi 8.

About The Author