Kabar Bola Terkini – Conte Sudah Resmi Jadi Pelatih Timnas Italia

Pemain yang berada di bawah mistar gawang dari timnas Italia seperti Gianluigi Buffon memberikan penyambutan dari terpilihnya sang pelatih baru Antonio Conte untuk menjadi pelatih timnas Italia. Anggapan yang ada dari pemain yang berusia 36 tahun  tersebut, sebanyak 95 persen fans timnas Italia, Gli Azzuri akan memberikan dukungan kepada Conte.

Dari sang presiden FIGC seperti Carlo Tavecchio akhirnya memberikan penunjukkan kepada Conte menjadi pelatih terbarunya timnas Italia, untuk di hari kemarin Kamis (14/8/14). Sang pelatih yang saat ini berusia 45 tahun tersebut telah menggantikan sang suksesor Cesare Prandell yang sudah mundur karena telah membawa kegagalan saat bersama dengan timnas Italia di Piala Dunia 2014.

“Dirinya yang bermain sangat bagus untuk perkembangan dari sepak bola saat ini, dan juga untuk setiap pemain di dalam suatu skuad. Conte adalah sosok orang yang fundamentalisme alami. Dirinya juga mempunyai suatu kecerdasan dan kepekaan untuk bisa beradaptasi dengan adanya situasi yang ditemukan berada di dalam klub,” ujar dari Buffon yang di sebutkab kepada media Football Italia.

“Sudah ada buktinya, sebanyak 95 persen fans dari Italia ingin dia menjadi pelatih timnas Italia. Jadi sebanyak 95 persen tersebut semuanya adalah warga Italia, inginkan kesuksesan dari negaranya.

Conte yang sudah berhasil untuk meneken kontrak barunya bersama dengan Gli Azzuri dengan durasi selama 2 tahun bersama dengan Italia. Dirinya yang juga akan bisa reuni dengan mantan pemainnya di Juventus, seperti Gigi Buffon sendiri.

“Kaitannya dirinya dengan kubu Juventus ? sangat erat sekalli. Sama seperti pelatih pelatih yang lain yang sudah berhasil dan sukses. Lebihnya mempunyai suatu karakter, hal yang sangat normal jika dari fans lawan bisa mengalami suatu hal yang pahit sekali, ” tegas dari kiper Juve tersebut lagi.

Gaji yang akan di dapatkan Conte mendapatkan gaji £2,8 juta (setara Rp54,5 miliar) untuk pertahunnya selama kontraknya melatih di timnas Italia, dua tahun ke depannya.

About The Author