Kabar Bola Terkini – Imam Nahrawi Anggap Hiddink dan Mou Serius

 

Menarik dengan berita yang soal Imam Nahrawi yang menyebut dua nama pelatih besar di Eropa, Jose Mourinho serta Guus HIddink belakangan ini. Dengan pernyataan soal wacananya yang kini memburu tanda tangan dua pelatih top itu untuk menangani Indonesia.

Semula, pernyataan itu muncul sewaktu pria yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengadakan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia yakni Joko Widodo serta Komite Olimpiade Indonesia yakni Erick Thohir. Tetapi, pernyataannya itu segera mewarnai seluruh media lokal maupun media internasional.

Pria kelahiran Bangkalan ini pada akhirnya kembali memaparkan pernyataannya itu. Menurut Imam Nahrawi, semuanya memang taka da yang mustahil serta dia menganggap Hiddink menjadi sosok yang tepat untuk melatih tim nasional lantaran akan kembali membangkitkan gairah sepakbola Indonesia. Begitu juga dengan Jose Mourinho.

“Menurut saya HIddink memang layak untuk memotivasi sepakbola di Indonesia supaya kembali bergairah, berkelanjutan serta dapat menciptakan suasana yang optimis bisa berlaga di kancah Asia maupun dunia yang tentunya akan menyenangkan seluruh penduduk Indonesia.” paparnya.

Untuk diketahui jika sekarang ini Jose Mourinho terus dihubungkan dengan tim raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United. Sedang untuk Guus Hiddink diketahui pelatih asal Belanda ini belum jelas masa depannya lantaran belum ada tim yang menjalin kontak dengannya dan pada kompetisi musim depan posisinya di kursi kepelatihan Chelsea akan diisi oleh Antonio Conte.

Sedang untuk karir dari kedua nama pelatih ini di kancah internasional, bisa dipastikan jika Mourinho belum pernah menangani tim mana pun. Namun untuk Hiddink diketahui pelatih berusia 69 tahun ini pernah menangani beberapa tim nasional seperti Korea Selatan, Australia, lalu Rusia serta Turki.

“Saya berharap Hiddink maupun Mourinho dapat sedikit memberi harapan soal ini, lantaran sasaran sepakbola di Indonesia memang sangat menjanjikan untuk seluruh masyarakat dunia.” imbuhnya.

Sewaktu ditanya dengan kapan rencana itu dapat diwujudkan? Apakah sesudah sanksi dari FIFA dicabut atau dengan biayanya? Imam Nahrawi pun mengatakan.

“Kami tetap membahas kanan kiri sembari kami menantikan masukan yang berasal dari masyarakat. Nantikan saja perkembangannya nanti.”

Be Sociable, Share!