Kabar Bola Terkini – Laga El Classico Bakal Dipimpin Wasit Kontroversial

Seperti dari sang wasit yang sangat kontroversial yang berasal dari Spanyol bernama Carlos Clos Gomez yang nantinya akan memimpin dari laga El Classico antara dari Real Madrid melawan musuh bebuyutannya yaitu Barcelona yang berada di Santiago Bernabeu, untuk tanggal 23 Maret yang akan datang. Ini sudah yang menjadi tiga kalinya dari Gomez untuk menjadi wasit dari laga pertandingan tersebut.

Seperti dari sebelumnya Gomez yang memang sudah memimpin dari lagapanas El Clasico. Untuk yang pertama  dari sang wasit tersebut sudah menjadi pemimpin laga di leg pertama Piala Super Spanyol 2012. Dan untuk yang keduanya adalah disaat adanya El Classico dalam leg pertama di semifinal Copa Del Rey untuk musim lalu.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam laman beria AS, kubu dari Barcelona yang bersama dengan Real Madrid sudah pernah untuk memberikan suatu kritikan kepada kinerja sang wasit, Gomez tersebut. seperti dari laga leg pertama Copa Del Rey untuk musim yang lalu, Gomez yang sudah mendapatkan suatu kritikan dari pihak Barcelina karena tidak memberikan hukuman kepada pemain Real Madrid yang telah bermain dengan sangat keras.

Real Madrid sendiri yang sudah pernah untuk dirugikan Gomez. Terjadi pada saat tanggal 14 Desember 2013 lalu. Gomez memberikan kartu merah kepada Sergio Ramos yang memang sudah di anggap kalau dirinya melakukan penyikutan kepada sang pemain dari Osasuna disaat dari Real Madrid ditahan imbang dengan skor 2-2. Dan adanya keputusan dari sang  wasit tersebut langsung mendapatkan pencabutan keputusan dari oleh komite kompetisi Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).

Gomez memang sudah di ketahui adalah salah satu wasit yang sudah mengusir dari sang pelatih Jose Mourinho sendiri pada laga Copa Del Rey antara dari Real Madrid  melawan kubu Atletico Madrid untuk musim yang lalu. Dari Special One di saat itu katakan kalau Gomez sendiri sudah melakukan 13  kesalahan pada saat Real Madrid berlaga melawan Sevilla pada musim yang sama.

About The Author

Reply