Kabar Bola Terkini – Lantaran Sebutan Gay, Bos PSG Kecam Pemainnya

 

Juru taktik Paris Saint-Germain yakni Laurent Blanc melontarkan kritik kepada pemain bertahan timnya yakni Serge Aurier mendekati pertandingan menghadapi Chelsea di pertemuan pertama fase 16 besar ajang Liga Champions yang akan digelar di Parc des Princes pada Rabu (17/2) dinihari nanti WIB.

Aurier dinilai sudah mengganggu keharmonisan di ruang ganti serta citra tim asal Paris ini. Melalui yang disampaikan di Periscope pada Sabtu (13/2) lalu, pemain asal Pantai Gading ini mengatakan jika pelatih timnya adalah figur penyuka jenis alias ‘gay’ serta lebih menganakemaskan bintang timnya yakni Zlatan Ibrahimovic.

Dengan yang disampaikannya itu, sudah pasti pemain berusia 23 tahun itu langsung dicoret dari tim utama Les Parisiens kontra Chelsea. Hal ini ternyata langsung diinstruksikan oleh orang nomor satu di tim ini yakni Nasser Al-Khelaifi.

Tentu ini membuat Blanc sangat menyesalkan dengan tindakan yang dilakukan oleh mantan pemain Toulouse FC ini, yang diketahui menjadi pemain penting di tim asuhannya.

“Sekitar dua tahun yang lalu, saya sudah berkomitmen untuk memboyongnya ke Paris. Namun dengan yang saya ketahui kemarin, apakah ini menjadi ucapan terima kasih? Tentu ini sangat menyedihkan.” papar Blanc.

“Saya tidak akan menyampaikan apa pun lagi latnaran berada di tim ini untuk berbincang soal laga menghadapi Chelsea.” imbuhnya.

Aurier pun sejatinya telah diproyeksikan bakal diturunkan saat laga kontra tim asal London Barat nanti. Terlebih, dia juga telah masuk ke dalam skuat yang dibawa saat fase gugur.

“Namun, lebih baik jika dia mending di rumah serta saya tidak tahu tentang apa pun mengenai dia. Saya tidak bakal bisa menerimanya lantaran dia sudah merusak citra tim ini.” tandasnya.

Sebelumnya, Aurier juga pernah melakukan tindakan kontroversial. Buktinya pada kompetisi musim kemarin, pemain yang memiliki tinggi tubuh 176 cm ini juga sempat memprotes wasit yakni Bjorn Kuipers yang memberikan kartu merah kepada Zlatan Ibrahimovic. Setelah itu dia pun mendapatkan skors pada tiga laga di ajang Liga Champions.

Jelas ini menjadi kerugian tersendiri untuk Paris Saint-Germain yang akan menjadi tim tuan rumah, walaupun pada musim lalu berhasil mengalahkan Chelsea. Tim ini bakal sulit untuk mengulanginya lagi.

Be Sociable, Share!