Kabar Bola Terkini – Rodgers Klaim Dirinya Jadi Pelatih Terburuk Balotelli

 

Eks juru taktik Liverpool yakni Brendan Rodgers mendapat pernyataan mengejutkan dari mantan anak didiknya yakni Mario Balotelli jika dia merupakan pelatih paling buruk yang sempat melatih pemain berpaspor Italia itu.

Untuk diketahui, beberapa waktu yang lalu penyerang yang dikenal karena kontroversialnya itu menyampaikan pernyataan mengenai beberapa pelatih yang sempat melatihnya. Diantaranya penilaian yang ditujukan kepada Rodgers yang notabene memboyongnya ke Anfield.

Sebenarnya, saya mempunyai kekecewaan paling besar kepada Rodgers. Saya memang menikmati banyak momen bersamanya di tiap sesi latihan bersama tim, namun hubungan kami menjadi sebuah bencana.” papar jebolan akademi FC Internazionale itu.

Soal pernyataan disampaikan ‘Balo’ ini, ternyata segera ditanggapi oleh Rodgers dengan mengatakan.

“(Mengenai pernyataan) Yang disampaikannya itu, bisa jadi sangat tepat. Saya tak dapat terhubung dengan Mario Balotelli.” papar Rodgers pada TalkSports yang dilansir FourFourTwo.com pada hari Kamis (17/11).

“Dia menjadi salah satu perekrutan pemain yang terlambat pada bursa transfer pemain musim panas lalu. Dari pandangan tim, itu menjadi sebuah perjudian.”

Pelatih asal Irlandia Utara itu merekrut Mario Balotelli ke Liverpool dari tim raksasa Italia, AC Milan pada musim panas tahun 2014 silam. Tetapi, Balotelli justru tak kunjung menemukan permainan terbaiknya di kompetisi tertinggi di Inggris.

Selama ditangani Rodgers, Balotelli cuma membuat 4 gol pada kompetisi Liga Primer Inggris musim 2014/15 lalu. Oleh sebab itu, dia pun segera dipinjamkan kembali ke AC Milan.

“Kepindahan Balotelli itu dikarenakan dia memiliki bakat besar. Dia bakal bergabung serta berkembang, dia memiliki semua ‘alat’.” tambahnya.

 “Saat berada di atas lapangan, dia pun berusaha untuk menjadi yang terbaik. Tetapi, (hasilnya) malah bukan yang diharapkan oleh kebanyakan orang.”

Sekarang ini, Rodgers pun menjadi pelatih Glasgow Celtic dan Balotelli memperkuat tim asal Prancis, OGC Nice.

Pelatih berusia 43 tahun itu ingin Balotelli bisa ‘memahami’ bakat yang dimilikinya itu.

“Apabila Anda duduk bersamanya di kantor, saya pastikan dia pribadi yang baik. Apabila menyamai intensitas dengan bakatnya, mungkin dia bakal menjadi satu dari beberapa pemain terbaik di dunia.”

Be Sociable, Share!