Kabar Bola Unik – Merasa Bosan, Presiden Ini Hentikan Laga Final Sepakbola

Jika ada seorang anak kecil yang hanya bisa bertingkah merengek-rengek jika merasa sangat bosan. Akan tetapi apa yang akan terjadi kalau rasa bosan itu melanda kepada kepala negara?

Seperti yang di kabarkan dalam laman media Naij, untuk hari ini Kamis (3/12/15) ada laga pertandingan sepak bola yang di selenggarakan di Mauritania, Barat Laut Afrika, sudah di duga sudah membuat kepala negara di sana merasa sangat bosan, karena beliau melihat pertandingan di dalam stadion itu. Yang lebih mengherankan lagi, dirinya memberikan utusan kepada sang wasit agar bisa mengakhiri pertandingan itu dengan menggunakan adu pinalti.

Insiden yang sangat mengheran ini sudah terjadi berada di dalam laga pertandingan antara FC Teyragh-Zeina dan ACS Ksar, dengan tajuk pertandingan final Super Cup, yang sudah di hadiri oleh presiden Mohamed Ould Abdel Aziz.

Dengan mendapatkan kedudukan skor imbang 1-1, presiden dengan tegas memberikan perintah kepada pemimpin pertandingan alias wasit agar bisa mengakhiri laga tersebut dengan adu pinalti. Padahal laga itu masih berada di menit 63 babak kedua. Adapun alasan dari kepala negara itu adalah dirinya merasa bosan dengan pertandingan yang tersaji.

Tidak berani untuk bisa memberikan bantahan kepada utusan kepala negara tersebut, sang wasit pun langsung meniupkan peluit akhir dari laga itu dan memulai untuk melaksanakan peraduan tendangan pinalti. Namun dari keputusan itu membuat dari para pemain dan para supporter yang ada melihatnya merasa sangat geram sekali.

Dari mereka memberikan pendapat seharusnya presiden Mohamed Ould Abdel Aziz harus bisa menantikan laga itu hingga akhir babak kedua, dan harus bisa melakukan kurun waktu pertandingan resmi seperti apa, agar bisa mendapatkan siapa yang layak untuk menang.

Menambah dari drama itu semua, presiden federasi sepak bola yang ada di negeri itu, bernama Ahmed Ould Abderrahmane, berikan  bantahan kalau presiden Mohamed Ould Abdel Aziz sudah campur tangan dalam pertandingan itu.

“Tidak ada suatu intervensi yang sudah terjadi di dalam pertandingan ini oleh presiden Mohamed Ould Abdel Aziz,” tegas dari petinggi federasi sepak bola itu.

About The Author