Kabar Bola United – Gagal Menang, RVP Jadi Kambing Hitam

Klub raksasa dari Liga Primer Inggris, Manchester United yang memang sudah membuang dari kesempatan emas yang sudah di dapatkan oleh Robin van Persie untuk bisa menundukan dari rivalnya Arsenal yang berada di Emirates Stadium untuk malam hari kemarin, Rabu (12/2/14). Robin van Persei pun yang sudah menjadi kambing hitam dalam hasil 0-0 tersebut.

RVP yang sudah mendapatkan dua peluang emas pada awal awal babak pertama. Namun masih di sayangkan finishing dari sang pemain depan dari timnas Belanda tersebut masih terlalu mudah untuk di mentahkan oleh sang penjaga gawang Arsenal, Wojciech Szczesny.

Sudah banyak pihak yang sudah memberikan penilaian seharusnya dari penyelesaian akhir dari Robin van Persie yang memang bisa lebih baik dari pada itu. Akan tetapi pembelaan keluar dari ruang ganti pemain MU.

“Sudah tidak ada yang memberikan penyalahan kepada Robin van Persie untuk kegagalan tersebut karena memang sudah berhasil untuk mencetak banyak gol untuk kami di tahun ini,”ujar dari sang pemain tengah dari Manchester United, yaitu Tom Cleverley yang di sebutkan kepada The sun.

“Untuk hari lain, masih di mungkinkan saja itu bisa masuk. Jika memang kedua peluang tersebut yang sudah masuk maka kami akan bisa mempunyai dari keuntungan dalam pertandingan yang ada karena bisa melakukan counter attack yang sangat cepat,” ujarnya menyebutkan.

Walaupun masih di sayangkan dari dua usaha dari RVP itu memang masih belum bisa masuk Cleverley untuk tetap mendapatkan hasil imbang kaca mata dengan Arsenal dan itu menjadi hasil yang sangat adil.

“Kita bisa saja untuk mendapatkan kemenangan, akan tetapi dari kiper mereka yang sudah menjadi pahlawan dalam laga tersebut. itu juga bisa untuk berakhir lebih baik lagi. Akan tetapi akhirnya ini menjadi suatu hasil yang adil,” ujar dari Cleverley.

Dengan adanya hanya tambahan satu poin tersebut, akan tetapi dari Manchester United yang masih tertahan di peringkat ke tujuh klasemen sementara di Liga Primer Inggris.

About The Author

Reply