Kabar Capres – Khofifah : Tidak Percaya Diri, Itulah Latar Belakang Kampanye Hitam

Khofifah Indar Parawansa, yang di ketahui kalau dirinya adalah Ketua Umum Muslimat NU yang sudah merasa sangat menyesal dari adanya  kampaye hitam, atau disebut juga black campaign menjelang dari pelaksanaan pilpres untuk tanggal 9 Juli yang akan datang. Seperti yang di anggapnya, kampanye hitam tersebut yang sudah di lakukan oleh orang yang tidak merasa percaya diri dengan kemampuan dari kandidatnya.

Black Campaign ini yang sudah mendiskreditkan seperti munculnya tabloid Obor yang sudah memberikan berita berita negative dari pasangan capres nomor urut dua, Jokowi – JK.

Dari beberapa tabloid kontroversial ini yang sudah di bagikan ke banyak pondok pesantren yang letaknya di Jawa Timur.

“Untuk saat ini saya yang sudah bersyukur kalau warga NU sudah tabayun dengan adanya berita yang ditegaskan oleh tabloid berorasi dengan sebutan kampanye hitam tersebut. Karena dari isi berita yang ada memberikan kesan fiktif tidak ada buktinya,” ujar dari Khofifah Indar Parawansa, yang berada di hadapan beberapa ibu ibu Muslimat NU di Islamic Center Masjid Faridah Angulia, Kediri untuk di hari ini, Sabtu (7/6/14).

Dari anggapan Khofifah,maraknya kampanye hitam ini pada masa kampanye pilpres memang sangat membuat dirinya menyesal. Di mana yang ada adalah antara pemenangan kedua kubu saling menjatuhkan, memberikan tebaran kabar  fitnah yang ada. Bukan untuk berkampanye bersih.

Khofifah sendiri yang sudah sangat optimis dengan figure dari Jusuf Kalla yang merupakan salah satu mustasyar PBNU akan bisa menjadi magnet teruntuk dari warga NU.

“Untuk bisa mengindentifikasinya memang sangat mudah, NU memiliki NU. Kader NU tidak usah untuk bingung,” ujarnya menjelaskan.

“Saya titip untuk memberikan kabar ini kepada para suami ibu-ibu yang berada dirumah,” ujarnya lagi.

About The Author