Kabar Dunia – 90 Penambang Giok Di Myanmar Tewas Karena Tanah Longsor

Ada setidaknya sebanyak 90 orang yang telah tewas berada di suatu bencana tanah longsor ada suatu area tambang yang sangat terpencil di negara Myanmar utara pada saat itu banyak orang-orang melakukan menambang dari gunungan sampah untuk bisa mencari beberapa batu-batu giok yang sangat berharga. Hal itu yang sudah di kabarkan di dalam laman media yang berasal dari negara tersebut, hari ini Minggu (21/11/15).

Laporan yang sudah di beritakan dalam The Global New Light of Myanmar bahwa setidaknya ada sebanyak 30 mayat yang saat ini sudah berhasil untuk di angkat dari tempat yang telah terkena namanya longsor, sedangkan yang masih ada di dalamnya belum bisa di temukan.

“Bencana itu sendiri sudah terjadi di Hpakant, Kachin, berada di hari Sabtu kemarin, berdasarkan laporan lanjutan dari Global New Light berasal dari laporan resmi pemerintah lokal.

Akan tetapi berasal dari kantor berita AFP, untuk hari Minggu memberikan laporan bahwa sebanyak puluhan korban tewas karena insiden itu. Setidaknya mencapai 90 orang di kirakan meninggal dunia.

Dari anggota regu penyelamat yang masih berupaya dalam menggali suatu gunungan sampah tambang untuk hari Minggu ini. Di cemaskan akan semakin bertambah lagi korban dari insiden yang terbilang sangat mematikan ini, juga bisa memberikan pengaruh untuk industri batu giok yang tersembunyi berada di Myanmar. Karena dari batu giok itu mempunyai nilai sampai dengan jutaan dollar.

Mereka yang telah meninggal dunia sudah di duga memulung di antara gunungan sampah tambang yang sudah di buang oleh mesin digger yang sudah di gunakan oleh tambang itu untuk bisa menggali batuan yang sangat berharga berada di Myanmar itu.

Dari tanah longsor ini menjadi musibah yang sangat kerap terjadi berada di dalam daerah itu. Ada di daerah itu orang-orang tinggal di sekitaran area industri. Mereka mempunyai kegaitan memulung di antara gununngan limbah tambang dari kegelapan hanya ingin bisa mencari giok.

About The Author