Kabar Dunia – Amerika Serikat – Penerbangan Perdana Pesawat Bertenaga Surya

 

Kabar terbaru, Amerika Serikat secara perdana telah meluncurkan pesawat yang bertenaga surya. Penerbangan perdana pesawat dengan tenaga surya ini akan di lepas landaskan memalui landasan California dan akan melakukan penerbangan ke sejumlah wilayah AS.

Solar Impulse merupakan pencipta pesawat bertenaga surya ini. Pesawat ini dikatakan mempunyai bagian sayap yang mirip dengan Boeing 747 akan tetapi beratnya sedikit ringan seperti mobil berukuran kecil. Canggihnya lagi pesawat ini mempunyai 12 ribu sel surya yang disinyalir dapat mengudara walaupun digunakan ketika malam hari. Dikarenakan 12 ribu sel tersebut dapat mengisi ulang dengan sendirinya ketika digunakan.

Hal ini yang tidak dimilki oleh pesawat bertenaga matahari lainnya. Seperti yang telah dikutip dari AFP pada hari Jum’at (3/5)

Pesawat ini sebenarnya sudah pernah diujikan sebelumnya lebih dari 10 tahun yang lalu, saat melakukan penjelajahan udara di Bertrand Piccard (54). Dimana saat itu pesawat kehabisan bahan bakar dalam melakukan tour udara dilakukan secara terus-menerus tanpa berhenti dengan bantuan balon udara.

Selanjutnya dari hal diatas membuat Piccard menelurkan sebuah ide guna menerbangkan pesawatnya kembali untuk berkeliling lagi dengan tidak menggunakan bahan bakar yang sama yaitu bahan bakar fosil. Dengan demikian dibikinnya pesawat dengan bahan bakar tenaga surya untuk mengoperasikan pesawat. Dimana pesawat itu bisa menjelajah udara tanapa henti dengan durasi waktu maksimal 3 hari berturut-turut. Kecepatan yang harus ditempuh selama perjalan udara dengan pesawat itu rata-rata sekitar 70 km per jam.

Kapasitas tempat duduk pesawat ini hanyalah untuk 2 orang saja. Dimana satu tempat untuk seorang pilot, satu lainnya untuk orang yang mempunyai tugas dalam hal pengawasan navigasi. Dalam menerbangkan pesawat bertenaga surya tersebut, Piccard beserta rekannya Andre Borshberg akan secara bergantian dalam melakukan perjalan udara mereka.

Ujar Borschberg, “Kami akan membatasi diri kami dengan durasi penerbangan maksimal 24 jam.”

Sesudah lepas landas dari landasan California, pesawat bertenaga surya ini telah terjadwal untuk mampir di Phoenix, Washington. Dimana tujuan akhirnya adalah mendarat di New York, diperkirakan itu terjadi pada bulan Juni yang akan datang. Untuk setiap tujuan yang akan dihampirinya diperkirakan akan membutuhkan waktu 10 hari. Warga berserta anak-anak sekolah natinya akan bisa memilki kesempatan untuk sekedar melihat-lihat ataupun berkomunikasi bersama sang awak pesawat tenaga matahari tersebut.

Pesawat dengan tenaga surya ini beberapa kesempatan pernah melakukan penerbangan dengan jarak tempuh yang dekat. Namun penerbangan melintasi benua ini merupakan hal yang perdana yang dilakukan.

 

 

 

Be Sociable, Share!