Kabar Dunia Baru – Benjamin Netanyahu Ucapkan Idul Fitri Kepada Palestina

Benjamin Netanyahu, yang saat ini menjadi Perdana Menteri Israel memberikan ucapan setelah menghubungi kepada Presiden Palestina seperti Mahmoud Abbas dengan melalui telepon. Berada di dalam telepon percakapan yang sudah jarang untuk bisa terjadi itu, Benjamin Netanyahu memberikan pengucapan selamat hari raya idul Fitri yang sudah jatuh berada di Jumat untuk pekan lalu.

Seperti berada di laman VOA News, untuk dihari Minggu kemarin (20/7/15) melansir berada di kantor Perdana Menteri Israel yang sudah membenarkan adanya percakapan dengan telepon tersebut. Berada di dalam pembicaraan melalui telepon tersebut, dari Benjamin Netanyahu yang turut untuk menyampaikan warga Israel inginkan suatu perdamaian.

Lebih dari itu, dirinya sudah menyebutkan untuk bisa terus sesuai stabilitas kawasan regional. Seperti yang sudah di kabarkan kantor berita Palestina, WAFA memberikan suatu laporan, Abbas menyebutkan langsung kepada Benjamin Netanyahu yang penting masalah perdamaian yang sudah di capai berada di tahun depan.

Untuk di informasi ini merupakan yang pertama kalinya untuk di publikasinya. Ada suatu pembicaraan telepon yang lain sudah di katakan berada di depan publik berada di bulan Juni 2014. Dari kedua pemimpin membicarakan masalah isu pembunuhan dari 3 remaja Israel, yang bernama   Eyal Yifrach, Naftali Fraenkel dan Gil-ad Shaar.

Akan tetapi yang sudah di kabarkan dalam media Times of Israel, sudah beberapa kali berkomunikasi secara rahasia. Bahkan dari komunikasi itu sendiri sudah berlangsung lama beberapa bulan ke depannya.

Berdasarkan anggapan dari seorang sumber yang sudah di kutip dari media yang sama, bernama Avi Issacharoff, berada di dalam tiga bulan ini, dua pihak tersebut mengambil adanya suatu langkah penting. Termasuk dari perlambatan pembangunan konstruksi perumahan. Tujuan yang ada untuk bisa meredakan kecemasan dan juga ketegangan situasi yang tidak stabil berada di kawasan Timur Tengah.

Berasa dari seorang pejabat berwenang Palestina menyebutkan kalau langkah itu di ambil tidak melalui kesepakatan. Melainkan bagian dari penilaian situasi berada di kawasan.

About The Author