Kabar Dunia Baru – Gempa Ekuador Tewaskan 413 Orang Dan Biarawati Theresa Crockett

Bisa di ketahui jumlah korban tewas di sebabkan karena gempa dahsyat berada di Ekuador sudah meningkat banyak dari 246 dan di hari ini diketahui  ada sebanyak 413 orang. Bahkan dari biarawati Katholik terkenal yang bernama Clare Theresa Crockett dimana berasal dari Irlandia Utara juga harus bisa ikut menjadi korban tewas.

Ada sebanyak 2000 lebih orang mengalami luka-luka dalam gempa yang mempunyai sebesar 7,8 magnitude yang sudah melanda beberapa kota-kota pesisir berada di Ekuador tertanggal pada 16 April lalu.

Dari gempa tersebut sudah mengakibatkan beberapa bangunan dan jalan yang ada di sekitar sana hancur, juga membuat jaringan listrik mengalami mati total. Setelah itu dari tim penyelamat masih mencari korban yang lainnya di antara tumpukan puing-puing bangunan yang mengalami roboh. Bentuk beberapa aksi penjarahan pun sudah di lakukan di beberapa kota. Seperti yang ada di Pedernales, orang-orang bersenjata sudah merampok dua truk yang membawa air, pakaian dan beberapa bahan pokok yang lainnya.

Rafael Correa, Presiden Ekuador yang sudah mengunjungi dari beberapa kota yang kini di landa bencana berada di Portoviejo untuk hari Senin (18/4/16) dimana dari sang presiden tersebut sudah mengumumkan jumlah korban yang terbaru dan sebutkan kalau kegiatan rekontruksi tersebut bisa sampai menghabiskan miliaran dollar.

Sedangkan dari sang biarawati terkenal, Clare Theresa Crockett yang berasal dari Derry Irlandia Utara di mana dirinya juga terkenal untuk membintangi sebuah film pada tahun 2002 lalu bernama Bloody Sunday ini tewas dalam insiden gempa Ekuador tersebut. Biarawati tersebut menjadi terkenal setelah membintangi sebuah film tentang pembantaian Belfast bersama dengan sang aktor James Nesbitt.

Ceritanya pada saat terjadinya gempa, Crockett sebenarnya ada di sebuah sekolah ada di Playa Prieta karena akan mengajar anak-anak bermain gitar. Akan tetapi miris sekali nasibnya setelah terjadinya gempa tersebut dirinya di temukan sudah tidak bernyawa lagi.

About The Author