Kabar Dunia Baru – Inilah Kisah Orang Jujur Dapatkan Rejeki Empat Kali Lipat

Suatu bentuk kampanye adanya penggalangan dan sudah di luncurkan untuk bisa memberikan bantuan kepada seorang sopir bus yang sudah jujur. Di saat menemukan adanya laptop yang berisikan uang besarnya adalah US$3.000 atau setera dengan Rp. 41 juta. Seorang supor yang bernama asli Johnny “Thumper” Duckworth dengan sangat lapang mengembalikan uang sebesar itu kepada pemiliknya.

Johnny “Thumper” Duckworth, yang sudah di ketahui dirinya adalah sopir bus dan juga menjadi petugas kebersihan restoran yang berada di Colorado, Amerika Serikat. Dengan beberapa saat lalu dirinya telah menemukan adanya amplop di dalamnya berisikan yang sebesar itu. Dari keterangannya dirinya temukan amplop itu berada di kamar mandi, yang setelah itu dirinya memberitahukan kepada sang bosnya yang bernama Randy Emmons.

“Dirinya setelah menemukan itu langsung untuk menghampiri saya. Dirinya menyebutkan kalau telah menemukan amplop ini, dan ada banyak uang yang berada di dalamnya,” terang dari Emmons yang sudah disebutkan kepada UPI.

“Setelah dirinya menyerahkan uang tersebut kepada saya, dia langsung pergi,” tambahnya lagi.

Di saat dari Emmons membukakan isi dari amplop tersebut, dia sudah mendapatkan sebanyak 30 lembar uang kertas yang berisikan US$1000 atau setera dengan Rp. 13,7 juta. Dirinya sudah sadar kalau si Duckworth itu bisa saja membawa pulang uang itu, mengerti akan kondisi dari keuangan keluarganya dalam masa sulit. Akan tetapi yang sudah di lakukan oleh Duckworth ini menekankan kalau dirinya tidak pernah mempunyai niatan sejahat itu.

Terharu dengan suatu sikap dari Duckworth yang jujur tersebut, Emmons sudah membuka adanya suatu kampanye yang dikasihkan nama GoFundMe yang juluki dengan Tip Thumper.

“Dari kami memang sudah berusaha untuk melakukan penggalangan dana di berikan kepada Thumper, agar bisa memberikan bantuan keluarganya yang ada di masa-masa ekonomi sulit,” ujar dari Emmons yang disebutkan dalam laman GoFundME. Keadaan keluarganya memang sangat miris sekali.

About The Author