Kabar Dunia Baru – Media Inggris Jadikan Sungai Citarum Berbahaya Di Dunia

Telah di kabarkan dari dua media online ternama di Inggris yang sudah menyoroti akan keadaan dari sungai Citarum yang saat ini sudah semakin untuk menyedihkan sekali. Bahkan dari salah satu stasiun televise Inggris seperti Channel 4 yang sudah membuat adanya program documenter. Di dalam acara tersebut katakan kalau Citarum adalah sungai tercemar di dunia.

Setelah itu di lansir juga dari Daily Mail, reporter yang berasal dari Channel 4 mengkui sangat kaget mengerti keadaan yang ada di sungai tersebut yang di mana dahulu di ketahui di juluki menjadi surga tropis itu yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah. Seperti yang sudah di damping dari seseroang nelayan local yang bernama Herman, dan sang putranya yang bernama Alex, dari reporter yang berasal dari Channel 4 tersebut telah menyusuri dari kotornya sungai yang panjangnya 269 km tersebut.

Seperti adanya data dari laman organisasi pencinta lingkungan, yang seperti Greenpeace yang juga sudah menyebutkan kalau dari sungai membentang tersebut yang mengalir dari hulu Gunung Wayang Selatan,Bandung. Dari hulu yang mengalir ke utara dan bermuara di laut Jawa. Bisa di ketahui sebanyak 28 juta penduduk yang berada di Jawa Barat sangat bergantung denagan adanya aliran sungai itu.

Mereka yang sudh menggunakan dari air tersebut untuk mandi dan makan setiap harinya.

Akan tetapi yang ada  di saat bersamaan,sampah dan juga adanya limbah kimia berasal dari pabrik sekitar seperti pabrik tekstil dan adanya bangkai hewan yang banyak membuat dari sungai tersebut sangat sangat dan sangat tidak sehat. Tidak akan sehat untuk bisa di konsumsi dari manusia.

“Saya sendiri yang juga tidak untuk menangkap adanya ikan itu lagi, bisa di ketahui kerena rata-rata dari ikan disana mati. Saya yang sudah yakin kalau semua orang mengerti ini di sebabkan karena adanya banyak sampah yang di buang dengan sembarangan. Memang di dalam suatu aturan sudah ada, akan tetapi tidak ada salah satu pihak yang memaksa kepada mereka untuk bisa menaati dari aturan yang ada itu,” ujar dari Herman.

About The Author

Reply