Kabar Dunia Baru – Para Anak Yazidi Minum Darah Orang Tuanya

 

Suatu keadaan yang sangat miris sekali. Setelah di ketahui masyarakat Yazidi yang berasal dari Irak terpaksa untuk mengungsi di sebabkan merasa sangat takut untuk di bantai oleh kelompok militant Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS), bertahan hidup di dalam suatu situasi yang sangat memprihatinkan. Korban yang paling merasakan penderitaan tersebut adalah golongan dari anak-anak.

Yang sudah di kabarkan di stasiun televise Sky News, edisi pekan lalu yang sudah menggambarkan, untuk bisa bertahan hidup anak-anak tersebut yang terpaksa untuk meminum adanya darah dari orang tuanya sendiri untuk tidak mati karena kehausan. Para orang tua yang terpaksa untuk melakukan jalan ini, karena mereka sudah kehabisan akal.

Sampai di pekan lalu total sebanyak 6.000 sampai dengan 8.000 pengugnsi dari warga Yazidi yang sudah kabur berada di Tadros di kamp Zakho, yang di mana tempat tersebut adalah tempat yang serba minim sekali.

Di sana memang tidak ada listrik yang mengalir dan hanya terdapat hanya tiga sampai empat toilet yang di gunakan bersama-sama.

“Mereka yang sudah menceritakan kepada kami akan kisah-kisah yang sangat miris dan sangat menyeramkan. Dari seorang pria yang sudah menyebutkan bahwa dirinya mengerti empat anak telah mati kehausan. Tidak ada tempat untuk mengubur mereka berada di gunung,” ujar dari Tadros.

Walhasil mereka yang hanya menempatkan dari batu berada di atas jasad-jasad anak-anakna yang meninggal dunia tersebut.

“Sementara untuk pria yang yang lainnya sudah sebutkan kalau anak anak mereka merasa haus, sehingga orang tua tersebut mulai untuk melukai dari tangan mereka sendiri dan memberikan darah segar untuk bisa di minum anak-anaknya,” tegas dari Tadros lagi.

Seperti yang di tambahkan oleh Tadros, untuk bisa mencapai ke lokasi pengungsian tersebut, perjalanan yang harus bisa di lalui oleh warga minoritas memang tidak mudah sekali. Mereka yang sudah berjalan selama 12 jam dengan jalan kaki.

Setelah tiba berada di kam darurat, kondisi yang bisa di lihat dari para pengungsi juga tidak baik. Dari mereka datang sudah mengalami luka tembak.

Be Sociable, Share!