Kabar Dunia Baru – Paus Belum Jawab Pertanyaan Anak Kecil Ini

Seperti dari kunjungan sang pemimpin umat Katolik se dunia ini, yaitu Paus Fransiskus ke Filipina menjadi suatu akhir perjalanan turnya yang berkunjung ke beberapa tempat yang ada di Asia. Sebelum dirinya untuk bisa kembali ke Vatikan ada sebuah hal yang harus bisa dia jawab. Paus Fransiskus mendapatkan pekerjaan rumah dari salah seorang bocah perempuan yang sudah menanyakan kalau ada Tuhan mengapa Tuhan membiarkan adanya prostitusi yang sering terjadi pada anak-anak.

Seperti yang di kabarkan berada dalam media Daily Mail, Senin kemarin (19/1/15), Paus Fransiskus yang berada di Taman Rizal, Ibu Kota Manila, beliau memberikan suatu ceramah atau khotbah kepada para warga Filipina. Karena sebagian besar warga di sana telah memeluk agama Katolik Roma. Ada saat itu memang hujan sedang mengguyur tempat ceramah, akan tetapi tidak mengurungkan niatan para penduduk menghadiri kedatangan pemimpin dari agama mereka.

Setelah tampil berada di muka publik Filipina berada di dalam cuaca hujan justru sudah membuat Paus Fransiskus semakin lebih giat dan semangat. Dirinya yang sudah melambaikan tangannya kepada para warga penganut dari agama Katolik Roma dengan mengenakan jas hujan plastik yang berwarna kuning yang murah meriah harganya.

Selama dari kunjungan itu Paus Fransiskus memang mengajak kepada umat Katolik untuk bisa memperhatikan dan mencintai anak-anak.

“Kita yang harus bisa menyayangi mereka. Jangan harus bisa merampas harapan mereka dan langsung membuangnya berada di jalanan. Maka kita harus bisa melindungi mereka dari adanya dosa, alcohol, dan juga perjudian. Jangan sampai mereka tergoda dengan setan yang selalu memberikan godaan dengan kesenangan,” Fransiskus memberikan penjelasan.

Anak yang langsung bertanya tadi tidak diketahui namanya. Bisa di kirakan kalau usianya masih 12 tahun ini bahkan sampai nangis terisak-isak untuk mempertanyakan adanya hal tersebut kepada Paus Fransiskus. Paus Fransiskus yang berasal dari Argentina langsung saja untuk memeluknya. Menurut anggapan dari Fransiskus menyelamatkan dari masa depan anak-anak memang yang sangat berat.

About The Author