Kabar Dunia Baru – Spesies Lumba – Lumba Unik

Masih belum lama ini banyak ilmuwan yang menemukan spesies lumba-lumba yang berada di perairan Australia. Spesies yang paling baru ini menjadi salah satu jenis dari empat lumba-lumba bungkuk.

Hal ini yang sudah terbukti dengan adanya identifikasi yang menyebutkan jika lumba-lumba tersebut mempunyai suatu kulit yang warnanya memang lebih gelap, sirip punggung tersebut sangat unik sekali, dan tubuhnya memang lebih rendah dari biasanya.

Untuk dari ukurannya tubuhnya sendiri bisa di ketahui sekitar 2,7 meter yang hampir sama dengan jenis lumba-lumba yang mempunyai bentuk hidung botol. Seperti dari media Daily Mail, yang sudah di keluarkan pada tanggal 3 Agustus 2014 hari ini, Minggu melaporkan kalau hewan diberikan nama ilmiah seperti Sousa Sahulensis ini yang sudah melengkapi jenis lumba-lumba bungkuk yang lain di dunia ini, seperti di antaranya adalah Sousa Teuszii, Sousa Plumbea, dan Sousa Chinensis

00_2

Dari kabar sebelumnya ada dua jenis lumba-lumba yang termasuk lumba-lumba bungkuk sudah di temukan berada di Samudera Indonesia – Pasifik, untuk satu jenis yang lainnya berada di wilayah Samudera Atlantik. Jenis lumba-lumba terbaru tersebut di namai setelah dari studi Kelautan Mammology memberikan rilisan dari penelitiannya. Mereka yang sudah memberikan tinjauan dari bukti dari morfologi skeletal, morfologi eksternal, genetika, dan juga dari biogeografi. Yang di mana dari bukti-bukti tersebut sudah mengarahkan kepada pengakuan ke dalam spesies Sousa.

“Memang pada akhirnya kami sudah menjelaskan kalau spesies baru Sousa tersebut, adalah Sousa. Lumba-lumba yang sudah di temukan berada di perairan Australia tersebut memang memberikan kejutan baru. Ini sudah terpisah dari lumba-lumba bungkuk Indo-Pasifik dengan kesenjangan penyebaran berdasarkan dengan Garis Wallace, adalah Garis fauna yang ada di Asia dan Australia, » ujar dari  Kelautan Mammology dalam pernyataannya.

Dari sebelumnya, para peneliti yang memperdebatkan keberadaan spesies baru tersebut selama bertahun-tahun. Seperti yang di sebutkan oleh Dr Thomas Jefferson dari Clymene Enterprise yang merasa penemuan ini menjadi suatu jawaban dari beberapa variasi spesies lumba-lumba bungkuk.

About The Author