Kabar Dunia – Donald Trump Jelaskan Maksud Larangan Muslim Masuk AS

Donald Trump yang sudah menjadi bakal calon dari presiden Amerika Seriket kini masih tetap bersiteguh dengan seruanya di dalam memberikan larangan kepada seluruh Umat Muslim yang akan masuk ke negara Amerika Serikat.

“Saya memang sudah melakukan hal yang sangat baik untuk mereka,” terang dari Donald Trump disebutkan kepada laman media CNN, untuk hari Rabu lalu (10/12/15). Selebihnya dari sang pengusaha properti tersebut telah menyebutkan kalau banyak dari rekan-rekan muslimnya memberikan pujian akan rencana yang berbau sangat kontroversial tersebut.

“Sudah banyak dari teman-teman saya muslim memberikan pendapat yang sama kepada saya. Mereka sebutkan apa yang sudah saya tegaskan tentang umat muslim itu menjadi suatu hal yang sangat brilian sekali. Bisa menjadi keputusan yang sangat fantastis,” terang dari Trump.

Donald Trump menjelaskan kembali kalau salah satu yang sudah memberikan pujian akan aksinya tersebut adalah temannya yang menjadi penguasa terpenting di Timur Tengah. Dari sang pebisnis ini tidak sebutkan lebih jauh siapa yang sudah dia maksud tersebut, akan tetapi dirinya menyebutkan bahwa penguasa ini menyebutkan kalau tindakan atau keputusan yang di canangkan Donald Trump ini sangat fantastis dan luar biasa.

Seorang pebisnis properti berusia 68 tahun itu memberikan penekanan kembali kalau dirinya mempunyai banyak teman beragama muslim. Sampai saat ini tidak pernah terjadi masalah antara dirinya dengan teman-temannya tersebut.

“Saya memang sangat suka kepada Timur Tengah, saya  sangat cinta kepada orang-orangnya,” tambahnya.

Trump sebutkan kalau banyak hal yang seharusnya sudah banyak orang salah memahami akan rencana tersebut.

“Dari rencana pelarangan tersebut tidaklah lama terjadi, kemungkinan hanya di lakukan hanya sebentar saja, akan tetapi saat ini hal tersebut masih butuh di diskusikan lagi,” tambahnya.

Dirinya sebutka kalau laragan tersebut tidak akan berlaku kepada para diplomat dan juga para atlet yang mempunyai agama Islam yang akan masuk ke Amerika Serikat.

About The Author