Kabar Dunia Hangat – Facebook Bisa Menjual Senjata Dengan Bebas Di Libya

 

Melihat dari sebuah studi yang terbaru dimana sudah menunjukkan kalau perdagangan senjata ilegal berada di kawasan Libya untuk saat ini bisa di lakukan berada di dalam media sosial seperti Facebook. Berikut ini adalah suatu study yang sudah di lakukan selama 18 bulan tersebut sudah menemukan adanya penjualan beberapa senjata yang ada, mulai dari pistol sampai senjata besar semacam peluncur granat yang ada (RPG).

Adanya dari studi yang sudah di lakukan selama dalam 18 bulan ini sudah menemukan adanya penjualan ada beberapa senjata, yang dimana sangat menghebohkan dunia maya dalam beberapa kurun waktu yang ada.

Untuk perdagangan senjaga gelap ini memang akan bisa melanggar persyaratan layanan Facebook, dan dari juru bicara media sosial tersebut memberikan suatu anjuran kepada pengguna untuk bisa melaporkan masalah yang seperti itu. Berdasarkan dari laporan studi yang ada menggunakan dari data yang sudah di kumpulkan berada di Armament Research Services (ARES) ada di totalkan sebanyak 1.346 transaksi jual beli senjata.

Ada beberapa peneliti yang yakin data bisa terkumpul ada hanya sebagian kecil berasal dari jumlah perdagangan ada di media sosial yang sebenarnya. Adanya laporan itu sudah di rilis berada di hari Kamis kemarin Kamis (7/4/16), akan tetapi BBC hanya mendapatkan salinan itu terlebih dahulu.

Seperti dari mendiang Moammad Khadaffy yang dimana sudah dikenal menjadi pembeli senjata yang sudah terkenal sangat obsesif dan mengendalikan pasar senjata dengan sangat sangat ketat sekali.

Selama dalam kurun 40 tahun berkuasa, sudah di kirakan kalau dirinya sudah belanja senjata sudah menghabiskan uang sampai dengan 30 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 395 triliun dalam membeli senjata saja.

Di saat dari pasukan pemberontak berhasil untuk menggulingkan rezimnya berada di tahun 2011, timbunan senjata yang kini di miliki oleh Khadaffy sudah di jual bebas berada di pasar gelap. Dari peneliti yang masih yakin kalau perdagangan di media sosial sangat ramai pada tahun 2013 silam, dan pasarnya masih terus tumbuh.

Be Sociable, Share!