Kabar Dunia – Hentikan Kemoterapi Hanya Untuk Menikahkan Sang Ibunya

 

Di ketahui kalau kasih dari seroang ibu itu akan sepanjang masa, dan kasih anak sepanjang galah. Seperti itulah bunyi pepatah atau peribahasa yang ada. Akan tetapi, melihat dari cerita tersebut ini akan bisa membuktikan jika adanya kasih sayang seorang anak kepada orang tua bisa menjadi lebih dari segalanya.

Hal tersebut memang sudah di buktikan dari seorang pria yang kini berusia 21 tahun yang berasal dari Tiongkok di ketahui bernama Wang Peihong. Wang sendiri adalah putra berasal dari wanita yang bernama Feng Tiancai sudah di vonis menderita yang namanya lymphoblastic leukemia merasa akut semenjak Juli 2014 silam.

Semenjak di lakukannya adanya suatu perawatan dan berbagai  kemoterapi, pengobatan dari Wang saat ini sudah menghabiskan dana sampai sebesar Rp 800 juta. Sedangkan dari ibunya, Feng yang kini sudah menjadi orang tua tunggal dan terus membiayai kehidupan untuk mereka setelah  sepeninggalan sang ayah mereka.

Mengerti kondisinya yang semakin menurun berada diawal bulan Februari lalu, Wang pun sudah memutuskan akan menghentikan seluruh pengobatan yang ada. Dirinya sudah mengumpulkan dana yang di gunakan untuk bisa membahagiakan ibunya dengan cara menikahkan dari pernikahan sang bunda.

“Saya sendiri merasa tidak akan bisa berhasil,” terang dari Wang  seperti di sebutkan kepada laman media Shanghaiist.

“Jika saya bisa menghentikan kemoterapi, saya mengharapkan aku bisa melakukan sesuatu untuk sang ibu saya. Saya sendiri tidak bisa tinggalkannya sebelum pastikan kalau dirinya benar-benar merasa bahagia terlebih dahulu,” tambanya menjelaskan.

Dari keputusan itu sudah di tekankan dengan bulat. Feng pada akhirnya menikah bersama dengan seorang kerabat dekatnya di ketahui bernama Wang Zhaotai. Mereka melangsungkan pernikahan berada di hari Jumat (26/2/16) untu di pekan lalu. Dimana itu di laksanakan berada di desa Shandong, Tiongkok.

Sementara itu, selama dua hari setelah menggelar pernikahan, Feng mengabarkan kepada media kalau putranya yang bernama Wang Peihong meninggalkan kediamanya. Wang hanya tinggalkan surat saja dan berpesan agar tidak menghiraukan akan kepergiannya.

Be Sociable, Share!