Kabar Dunia – ISIS Tak Mundur Dari Serangan Udara AS

 

Serangan udara yang sudah di lakukan oleh pihak negara adidaya Amerika Serikat (AS) dan juga para sekutunya berada di negara Suriah, untuk hari Rabu (24/9/14), sudah di laporkan kalau serangan udara berada di perbatasan Turki di mana beberapa ratusan ribu pengungsi Kurdi berada di sana.

Seperti Rami Abdulrahman, yang di mana saat ini menjadi aktivis hak asasi manusia di Suriah memberikan kepada media Reuters, menyebutkan serangan udara terjadi berada di kawasan Ayn al-Arab sekitar 30-35 Km sebelah barat kota Kobani.

Abdulrahman yang sudah memberikan ketegasan tidak jelas negara mana yang akan menggelar serangan, akan tetapi dirinya merasa sangat yakin kalau pesawat-pesawat yang di gunakan bukan milikdari pemerintah Suriah karena datangnya berada dari arah Turki.

Salah seorang pejabat pemerintah berada di Kobani yang sudah sebutkan kalau tidak mendengarkan suatu serangan udara dekat dari kota, akan tetapi pertempuran telah berlanjut antara dari pasukan Kurdi melawan ISIS, yang di mana bergerak maju dari 15 km menjadi saat ini tinggal hanya 10 km jaraknya berada dari Kobani.

Anggapan  dari sang pejabat tersebut, ISIS yang sudah memberikan utusan kepada para pasukan dan alat berat untuk bisa menyerang Kobani. Pasukan Kurdi yang di andalkan menjadi salah satu kekuatan satu-satunya bisa memberikan perlawanan kepada ISIS yang ada di Kobani, di ketahui saat ini sudah semakin terdesak dan di paksa semakin mundur.

Tidak adanya suatu bantuan dari pasukan pemberontak moderat yang sudah di sebtukan akan menjadi andalan dari AS berada di garis depan pertempuran melawan ISIS. Dari juru bicara YPG, Redur Xelil yang sudah sebutkan kalau serangan udara AS tidak berarti untuk ISIS sendiri yang akan terus bergerak menuju ke Kobani.

“Mereka memang tidak mundur dari posisi manapun dan perang yang saat ini masih terus berlanjut pada tingkat paling tinggi berada di Kobani dan Ras al-Ayn,” terangnya.

Be Sociable, Share!