Kabar Dunia – Jasad Tarmelan Tersangka Bom Boston, Diambil Keluarga Tsarnaev

 

Bom Boston yang terjadi di bulan April lalu pastinya meninggalkan luka hati yang mendalam bagi korban-korban pengeboman dan pastinya juga pihak keluarga yang melaksanakan pemboman juga merasa sedih. Namun Akhirnya jasad tersangka pengeboman yang terjadi di Boston telah diambil oleh pihak keluarga. Dimana Jasad Tarmelan sebelumnya sempat disemayamkan di kantor forensik Boston, Amerika Serikat. Akan tetapi pihak forensik tersebut tidak mengetahui kemanakah jasad kedua tersangka Tarmelan dan Tsarnaev tersebut dibawa oleh pihak keluarganya.

Pada 15 April yang lalu Tarmelan mengalami peristiwa tembak menembak dengan aparat kepolisian di Watertown yang pada akhirnya diketahui Tarmelan tewas. Setelah diapastikan Tarmelan tewas, jasad tersangka tersebut sementara diserahkan di Office the Chief Medical Examiner of Massachusetts pada 19 April silam. Pihak yang berwajib tidak mengijinkan jasad Tarmelan diambil keluarga Tsarnaev kecuali mendapatkan ijin dari istri Tarmelan.

Terrel Haris selaku perwakilan menjadi sang juru bicara dari Office of the Chief Medical Examiner of Massachusetts menyatakan, “Sebuah perusahaan layanan pemakaman telah mendatangi kantor dan mengklaim jasad Tarmelan. Perusahaan layanan pemakaman tersebut mengaku disewa pihak keluarga Tsarnaev.”

Pada hari Jum’at (3/5), seperti yang dikutip dari Reuters, Harris tidak bersedia untuk memberikan informasi secara rinci mengenai kematian tersangka ataupun kemana jasad Tarmelan dibawa.

Janda Tarmelanyang bernama Katherine Russel yang pernah menolak untuk mengambil jasad Tarmelan, pada hari Rabu (1/5), melalui kuasa hukumnya menyatakan bahwa kliennya Katherine Russel telah memberikan ijin jika jasad Tramelan boleh diambil atau boleh diserahkan kepada pihak keluarga Tsarnaev.

Diketahui bahwa tewasnya Tarmelan itu disebabkan karena adanya pengejaran dari pihak kepolisian dari Watertown, Massachusetts. Sedangkan Tsarnaev selaku adik dari Tarmlean ternyata dalam kejadian baku tembak tersebut diketahu bisa diringkus dalam keadaan hidup-hidup dan mengalami luka-luka pada 19 April silam. Akan tetapi akibat luka-luka yang ada pada tubuhnya, Tsarnaev sementara ditahan di Federal Medical Center Devens dimana kantor tahanan itu masih berlokasi di bagian Massachusetts, Amerika Serikat.

 

Be Sociable, Share!