Kabar Dunia – Kim Jong Un Akui Rudalnya Bisa Serang Operasional AS Di Pasifik

 

Kim Jong Un, yaitu seorang pemimpin Korea Utara yang baru saja menyatakan bahwa dirinya yakin kalau rudal yang di miliki oleh negaranya itu akan bisa menghantam beberapa tempat kepentingan dan tempat operasi milik Amerika Serikat yang berada di kawasan Pasifik. Bentuk pernyataan ini sudah di luncurkan oleh Kim Jong-un setelah mengawasi peluncuran uji coba rudal balistik dengan mempunyai jarak jauh berada di pekan ini.

Kini dari para petinggi militer di Korea selatan dan juga Amerika Serikat memberikan keterangan bahwa Korea Utara sudah meluncurkan dua rudal yang mempunyai tipe jarak menengah diketahui bernama Musudan berada di hari kemarin, Rabu (22/6/16). Untuk peluncuran rudal pertama dari dua rudal itu di ketahui masih gagal. Sedangkan dari rudal yang kedua sudah sempat melesat tinggi ke arah Jepang sebelum akhirnyajatuh ke laut sekitaran 400 km dari negara Jepang.

Menanggapi masalah ini, kantor berita Korea UTAra, yang sudah memberikan kabar kalau peluncuran rudal ini tidak mempunyai dampak kepada keamanan negara-negara tetangga di sekitar Korut. KCNA telah menerangkan kalau rudal yang sudah di luncurkan adalah “Hwasong-10.” Nama “Hwasong-10 ini di ambil dengan nama Mars dari bahasa Korea.

“Kami sendiri telah yakin mempunyai kemampuan yang sangat bagus untuk bisa menyerang operasi Amerika yang di letakkan berada di Pasifik. Kami bisa menyerang lebih menyeluruh dan lebih praktis lagi,” ujar dari Kim Jong Un di dalam laporan KCNA untuk hari ini dan sudah di kabarkan dalam laman media Reuters.

Selama ini pihak dari Amerika Serikat dan Korea Selatan yang telah mengecam segala bentuk peluncuran rudal tersebut dan menilaian menjadi suatu pelanggaran akan resolusi dari Dewan Keamanan PBB yang tidak bisa di termakan.

Gen Nakatani, petinggi menteri pertahanan Jepang memberikan tanggapan akan tindaka Korut meluncurkan rudal tersebut. Menyebutkan kalau ini adalah ancaman Korea Utara kepada Jepang sudah semakin intensif lagi. Sedangkan dari PBB akan menggelar pertemuan memabhas masalah tindakan Korut ini, dan Korut bisa terancam sanksi lebih luas lagi.

Be Sociable, Share!